SEMARANG (SUARABARU.ID)– Babak Kualifikasi (BK) Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) cabang Kick Boxing, yang akan digelar Kamis-Minggu (25-28/9/2025) mendatang, di Nusa Arena Stadium, Jalan Kokrosono Semarang, diprediksi akan berjalan ketat.
Hal ini terjadi, lantaran sejumlah atlet senior, khususnya mereka yang merebut medali emas dan perak di PON XXI/2024 Aceh-Sumatera Utara, tidak ambil bagian. Hal ini lantaran sudah mendapat jatah wildcard dari panitia.
Sejumlah daerah yang diperkirakan akan bersaing di papan atas yakni, Semarang, Solo dan Grobogan. Bahkan bukan tidak mungkin juga Kendal, akan ikut memanaskan suhu di arena pertandingan. Dari pantauan Ketua Pengprov Kick Boxing Indonesia (KBI) Jateng, Eko Firli, semua daerah sudah melakukan persiapan sejak dini.
BACA JUGA: Pos Penyedia Makan Siang Gratis Ditarget Selesai November
”Saya yakin, daerah-daerah sudah mempersiapkan diri untuk mengikuti BK Porprov. Program kerja dan agenda kegiatan, termasuk babak kualifikasi ini sudah kita rancang lama. Bahkan pembahasan masalah teknis juga terjadi saat rapat kerja,” ujarnya.
Firli menegaskan, memang semua daerah sudah mempersiapkan atletnya dengan sangat baik. Karena BK Porprov ini, juga menjadi ruang untuk memantau atlet guna persiapan ke Kejuaraan Nasional (Kejurnas) KBI.
”Mungkin saja bidang pembinaan prestasi akan menjadikan arena ini sebagai tempat seleksi atlet, untuk pembentukan tim Jateng,” katanya.
BACA JUGA: Jumat Berkah Kantor DPW PAN Jateng Sasar Warga Sekitar dan Ojol
Dari Bidang Pembinaan Prestasi KBI Jateng, Moch Hamid dan Achmad Amri, didapat informasi, mereka merasa yakin tiga daerah, Semarang, Solo dan Grobogan, masih akan bersaing ketat di papan atas cabor ini.
Sementara untuk papan tengah, menurut prediksi pelatih Jateng itu, kemungkinan juga akan terjadi gejolak. Mengingat, dalam pantauannya selama dua tahun terakhir dari berbagai kejuaraan, kualitas fighter di Jateng semakin baik dan merata.
Hamid memperkirakan, daerah seperti Blora, Salatiga, Temanggung, Kebumen, Cilacap, Brebes, Tegal dan lainnya, masih bisa bersaing ketat.
BACA JUGA: Setelah Bertemu Bupati, Ojek Online Wonosobo Sampaikan 9 Pokok Pikiran ke DPRD
”Saya belum mendapat informasi lengkap list pendaftaran peserta, dari Sekratariat Pengprov KBI. Tetapi saya yakin, dalam BK Porprov ini akan terjadi peningkatan kualitas fighter, dibanding event yang sama saat Pra-Porprov 2022 lalu. Pembinaan di hampir semua daerah sudah mulai membaik dan tertata,” ujarnya.
Sementara itu, untuk persiapan atlet-atlet Semarang, baik Hamid maupun Amri juga terus memonitor. Tetapi dia tidak berani membuka informasi terlalu lepas, karena ini juga menyangkut taktik dan strategi daerah.
Yang pasti, dari pantauan di lapangan, tuan rumah BK Porprov ini sudah menggembleng atletnya. Seperti Arief Sanjaya, M Ilham Mahendra, Zulfikar Elang Putra, Ramadhan, M Irvan dan lainnya.
BACA JUGA: Jawa Tengah Tertinggi Penyaluran KUR, Bank Jateng Perkuat Kredit Alsintan dan Industri Padat Karya
Atlet-atlet tuan rumah juga sudah disiapkan tim pelatih, sehingga pada saatnya mereka akan mampu mencapai kondisi prima di arena pertandingan. Satu atlet Semarang, Andika Janur, yang biasanya bermain di kelas 51 kg pada nomor Full Contact, kemungkinan tidak bermain, karena sudah mendapat widlcard dari panitia.
Sedangkan untuk Grobogan, informasi yang didapat, para atletnya juga menjalani pelatda persiapan babak kualifikasi ini. Salah satu atlet yang disiapkan yakni, Nurdiana Puspitasari, yang merebut medali emas di Pra-Porprov 2022, namun gagal di Porprov Pati Raya 2023, setelah di final kalah dari atlet Semarang.
Disampaikan juga oleh keduanya, jika melihat jejak Grobogan di Porprov Pati Raya lalu, mereka bersaing ketat dengan Kota Semarang, dengan sama-sama menempatkan tujuh finalisnya. Banyak sumber yang menyebutkan, diperkirakan persaingan tidak jauh berbeda dalam babak kualifikasi Porprov kali ini.
BACA JUGA: Jawa Tengah Tertinggi Penyaluran KUR, Bank Jateng Perkuat Kredit Alsintan dan Industri Padat Karya
”Yang saya tahu, Grobogan punya semangat luar biasa. Jadi tak bisa disepelekan,” ungkap Hamid lagi.
Sedangkan Solo, seperti yang terjadi selama ini, para fighter dari Han’s Academy, dipastikan juga sudah siap bertanding. Solo memiliki segudang atlet berkualitas, sehingga agak sulit memprediksi komposisi tim yang akan diterjunkan.
Solo juga memiliki atlet senior yang mendapat wildcard, seperti Aziz Calim, Firman Muharam, Charles Edu dan Afif Akbar.
”Lapis di bawahnya juga bagus, dan mereka sudah sering menghiasi ruang pertandingan di Jateng. Pokoknya saya yakin, Babak Kualifikasi akan berjalan seru,” tukas Amri.
Riyan













