MAGELANG (SUARABARU.ID) –Pembangunan pos penyedia makan siang gratis ditargetkan bulan November 2025 harus selesai semua. Jumlahnya di wilayah Kabupaten Magelang 112 dan di Kota Magelang sebanyak 12 tempat. Sekarang yang sudah berjalan ada 16 tempat.
Dandim Magelang, Letkol Inf Afrizal Rahman, mengatakan hal itu ketika bertemu wartawan hari ini (Jumat, 12/9/25). Lulusan Akmil tahun 2005 yang bertugas sebagai Dandim Magelang sejak akhir Juni 2025 itu selebihnya mengatakan, sekarang jam sekolah sampai sore. Maka, bagus kalau kualitas makan siangnya baik. Dengan mendapat makan gratis, anak sekolah tidak jajan sembarangan.
“Generasi muda sekarang kita siapkan untuk masa yang akan datang,” tutur pria asal Bandung yang mendapat penugasan pertama di Aceh itu.
Perwira muda TNI yang pernah menjadi staf khusus PBB di Afrika itu menambahkan, program makan siang gratis di bawah komando Badan Gizi Nasional (BGN) itu
memberi manfaat bagi anak-anak, ibu hamil, ibu menyusui, anak sekolah, untuk mencegah stunting.Di luar itu ada manfaat mengembangkan UMKM, termasuk petani, peternak, yang hasilnya tidak keluar dari wilayah Magelang.
Karena, usaha peternakan, pertanian, di wilayah itu sudah terserap. Juga menyerap tenaga kerja. Setiap titik BGN menyerap tenaga kerja sekitar 40 orang. “Saya berharap penerima manfaatnya tepat sasaran,” harap pria ganteng yang pernah menjabat Komandan Satgas Military Community Outreach Unit (MCOU) di Lebanon itu.
Diterangkan pula, dari BGN sudah menetapkan spesifikasi bangunan, alat dapur, higienitas makanan. Dengan demikian kualitas makanan yang diberikan akan baik dan sesuai dengan apa yang diharapkan pemerintah.
Dipaparkan juga, semula dalam tahun ini di wilayah Kota Magelang ada 138 rumah tidak layak huni (RTLH). Dari jumlah itu masih ada 25 RTLH yang belum terselesaikan. Bulan November diharapkan sudah selesai semua.
Eko Priyono













