blank
Aksi peserta Audisi Umum PB Djarum 2025 sektor putri kategori U-11 Najwa Khaira Wilda atlet binaan PB Eka Jaya Sidoarjo Jawa Timur, tampil percaya diri di babak delapan besar di GOR Djarum Jati, Kudus, Jawa Tengah. foto: pbdjarum

KUDUS (SUARABARU.ID) – Persaingan sengit mewarnai sektor putri dalam babak turnamen Audisi Umum PB Djarum 2025 yang berlangsung Kamis (11/9). Ratusan atlet muda berjuang keras demi meraih Super Tiket, peluang emas untuk bergabung sebagai atlet PB Djarum. Dari jalur kompetisi, hanya tersedia enam slot, sementara tiket tambahan bisa didapat dari pilihan langsung Tim Pencari Bakat bagi peserta berbakat yang gugur di turnamen.

Koordinator Tim Pencari Bakat Putri, Yuni Kartika, menilai kualitas para peserta tahun ini lebih merata dan meningkat dibanding 2024. Hal itu terlihat di semua kategori, mulai dari U-11, KU-11 hingga KU-12.

“Kualitas peserta tahun ini meningkat, baik dari teknik dasar, fisik, hingga postur tubuh. Mereka sudah menyadari persaingan masuk PB Djarum sangat ketat, sehingga berlatih jauh-jauh hari demi tampil optimal,” ujar Yuni, peraih Uber Cup 1994.

Menurut Yuni, postur tubuh atlet putri kini menjadi salah satu kriteria utama. Tren bulutangkis dunia di sektor putri menuntut permainan dengan reli panjang dan adu ketahanan.

“Atlet dengan postur tubuh ideal lebih diuntungkan karena mampu menjangkau seluruh area lapangan dan memiliki endurance yang lebih baik,” jelas Yuni.

Selain postur, aspek mentalitas dan karakter juga menjadi pertimbangan penting. Hal ini sangat dibutuhkan saat fase karantina, di mana para atlet diuji kedisiplinan, konsistensi, dan semangat juangnya.

Babak turnamen Audisi Umum PB Djarum 2025 akan mencapai puncaknya pada Jumat (12/9). Di sektor putri, Super Tiket diberikan kepada atlet yang berhasil menembus babak final. Sementara di sektor putra, tiket prestisius itu diperoleh peserta yang mampu mencapai semifinal.

Audisi yang bergulir sejak Senin (8/9) ini diikuti 1.729 peserta dari berbagai daerah, mulai dari Sumatera hingga Papua. Ajang ini menjadi bukti nyata komitmen PB Djarum dalam mencari dan membina bibit muda untuk melanjutkan tradisi kejayaan bulutangkis Indonesia.

Salah satu atlet putri yang gigih mengejar Super Tiket ialah Najwa Khaira Wilda, peserta U-11 asal PB Eka Jaya Sidoarjo Jawa Timur. Ia berhasil melenggang ke babak semifinal  usai mengalahkan Neisha Athaya Namira asal PB Star One Cilacap, dua game langsung dengan skor 21-9 dan 21-18.

Meski baru pertama kali mengikuti Audisi Umum PB Djarum Najwa sudah tampil percaya diri sejak set pertama, ia langsung mengeksekusi permainan dengan cukup mudah melalui bola-bola panjangnya. Memasuki set kedua ia terus menunjukkan keuletannya selama bermain reli sekalipun energinya sudah terkuras, semangat juang yang tinggi membuatnya memenangkan pertandingan tersebut.

”Saya banyak berlatih untuk bisa mengikuti Audisi Umum PB Djarum 2025 seperti drilling dan lari. Pertandingan tadi cukup tegang tapi saya bertekad untuk menang selain itu pelatih juga mengarahkan saya untuk bermain bola lob dan dropshot. Satu sisi, lawan banyak melakukan kesalahan akhirnya saya menang,” ujar atlet berusia 9 tahun tersebut.

Ali Bustomi