blank
Saiful Mujab saat menyampaikan sambutannya di acara Doa Kebangsaan Lintas Iman. Foto: riyan

SEMARANG (SUARABARU.ID)– Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Tengah, Saiful Mujab mengatakan, kegiatan Doa Kebangsaan Lintas Iman dalam rangka peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini, bertujuan untuk keselamatan bangsa, menjaga keharmonisan kehidupan umat beragama, dan juga menumbuhkan rasa kebersamaan.

Hal itu seperti yang disampaikannya pada sejumlah awak media, di sela kegiatan yang dilaksanakan di Auditorium Majeng, Kanwil Kemenag Jateng, Kamis (4/9/2025) malam. Hadir juga dalam acara yang digelar secara hybrid bersama Kementerian Agama RI ini, perwakilan sejumlah tokoh agama.

Menurut Saiful, sesuai arahan dari Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, semua umat harus merapatkan barisan, dan terus memitigasi perkembangan yang ada di wilayah masing-masing.

BACA JUGA: Harmoni Gerak Tubuh, Lawatan Ratu Kalinyamat  Hadirkan Pesona Budaya Jepara yang Memukau

”Dengan program peningkatan kerukunan umat beragama, dan cinta kemanusiaan, kita akan lebih mendekat kepada masyarakat. Sehingga kita bisa meminimalisasi kemungkinan munculnya lagi kericuhan yang akan timbul kembali,” katanya.

Dia juga berpesan kepada semua masyarakat, untuk tidak mudah terprovokasi. Dan bila ada berita-berita hoaks yang masuk, lebih baik tidak ikut menyebarkan. Kalau sifatnya fitnah atau provokasi, lebih baik cukup berhenti di HP diri sendiri.

Sementara itu, Kabid Urais Kanwil Kemenag Jateng, Ahmad Farkhan, dalam sambutannya menyampaikan harapan agar doa, agar ketentraman Bangsa Indonesia tetap langgeng sepanjang masa. ”Semoga doa yang kita sampaikan ini, membawa berkah bagi bangsa, dan khususnya menjaga kerukunan di Jawa Tengah,” tuturnya.

Di akhir acara dibacakan doa bersama lintas iman, oleh perwakilan enam agama, Konghucu, Buddha, Hindu, Kristen, Katolik, dan Islam. Doa diawali perwakilan agama Konghucu, lalu dilanjutkan secara bergiliran, dan ditutup dengan doa dari perwakilan agama Islam.

Riyan