SEMARANG (SUARABARU.ID) – KAI kembali membuka kesempatan bagi putra-putri terbaik bangsa untuk bergabung dan berkarier melalui lowongan kerja (loker) yang telah dibuka.
Lowongan kerja ini dibuka sebagai bagian dari kebutuhan perusahaan dalam meningkatkan kualitas layanan, serta mendukung pengembangan bisnis perkeretaapian nasional.
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo mengatakan, beberapa posisi yang saat ini dibuka antara lain Kondektur, Calon Masinis, Asisten PPKA, Polsuska, dan Pemeliharaan Sarana Prasarana.
“Informasi detail mengenai posisi, syarat, dan alur pendaftaran dapat diakses langsung pada laman resmi rekrutmen KAI yaitu e-recruitment.kai.id. Rekrutmen ini dilaksanakan resmi dan transparan melalui website tersebut yang merupakan satu-satunya kanal pendaftaran resmi KAI,” kata Franoto, Jumat (29/8/2025).
Bagi calon pelamar yang berminat mengikuti rekrut sesuai formasi yang ditawarkan, agar melakukan registrasi terlebih dahulu di website rekrutmen KAI. Bagi calon pelamar yang sudah memiliki akun di website rekrutmen agar melakukan update data dan dokumen sesuai kebutuhan.
“Proses apply pada akun masing-masing dibuka mulai tanggal 30 Agustus hingga 1 September 2025, dan hanya bisa mengikuti satu event rekrut saja. Bagi calon pelamar yang sudah melakukan upload dan melengkapi data, tetapi tidak melakukan proses apply di akunnya pada tanggal 30 Agustus hingga 1 September 2025, maka dianggap tidak mengikuti kegiatan rekrut ini,” ungkapnya.
Masyarakat diimbau untuk selalu mengecek informasi rekrutmen hanya melalui laman tersebut, dan tidak melalui sumber lain yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.
“Masyarakat harus mewaspadai segala bentuk penipuan yang mengatasnamakan rekrutmen KAI. Kami mengingatkan, seluruh tahapan rekrutmen KAI tidak dipungut biaya apapun. Jika ada pihak yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan sejumlah uang, maka itu adalah penipuan,” ujarnya.
Franoto mengatakan, rekrutmen KAI tidak dipungut biaya apapun dan PT Kereta Api Indonesia telah menerapkan ISO 37001:2016 tentang Sistem Manajemen Anti Penyuapan, maka masyarakat diimbau untuk mengabaikan pihak atau oknum yang menjanjikan dapat membantu meluluskan peserta rekrut.
“Setiap proses seleksi akan dilakukan secara objektif sesuai kualifikasi yang dibutuhkan perusahaan. Hal ini menjadi komitmen KAI dalam mewujudkan tata kelola perusahaan yang profesional, bersih, dan berintegritas,” imbuh Franoto.













