
Inspiratif dan Patut Diteladani
Promotor, Profesor Christantius Dwiatmadja, menyampaikan apresiasinya, “Dr. Rully tidak hanya membangun argumen ilmiah yang kokoh, tetapi juga menunjukkan integritas personal. Penelitiannya mengajarkan bahwa keberhasilan organisasi berakar pada kesejahteraan manusia di dalamnya. Itu pelajaran penting bagi manajemen modern,” tuturnya.
Sementara itu Dr. Yefta Andi Kus Noegroho, S.E., M.Si., Ak., CMA., CA., menegaskan bahwa pencapaian akademik bukanlah titik akhir. “Setiap ilmu yang dicapai harus tetap disebarkan. Kami berharap Dr. Rully dapat mengemban amanah ini dengan baik, mengabdi pada institusi yang membesarkan namanya,” katanya. Ia menambahkan, penguatan kerja sama antara UKSW dan UNIMUS menjadi langkah penting untuk membangun kolaborasi universitas dan fakultas unggul di masa depan.
Rektor Unimus, Profesor Dr. Masrukhi, M.Pd., menyampaikan apresiasi atas capaian akademik yang diraih Rully. “Kami senang sekali mendengar disertasi Mas Rully. UKSW dan Unimus ini sama, basic-nya adalah agama. Saya ingat moto UKSW adalah ‘Takut akan Tuhan’, yang memiliki filosofi sangat dalam, segala sesuatu berasal dari Tuhan dan untuk Tuhan. Begitupun Unimus,” ujarnya.
Profesor Masrukhi menuturkan, perjalanan Rully dari staf, sekretaris rektor, meraih gelar magister, hingga kini menjadi dosen Manajemen UNIMUS adalah kisah inspiratif yang patut diteladani.
Keistimewaan yudisium ini semakin lengkap dengan kehadiran Wakil Rektor I Unimus Profesor Dr. Budi Santosa, M.Si.Med., Wakil Rektor II, Dr. Hardiwinoto, M.Pd., Wakil Rektor III, Dr. Eny Winaryati, M.Pd., Wakil Rektor IV, Muhammad Yusuf, Ph.D., dan sejumlah civitas academica Unimus.
Ning S













