JEPARA (SUARABARU.ID)- Kericuhan yang terjadi saat kegiatan Mlaku Bareg pada puncak perayaan HUT ke- 80 Jawa Tengah pada Minggu, (24/8/2025), di Kawasan Alun-Alun 1 Jepara megundang keprihatinan banyak pihak.
Bagaimana tidak, persiapan panitia acara dinilai kurang. Dilihat dari kurangnya pembagian kupon hadiah dan soto gratis yang hanya berjumlah 14.582. Sedangkan peserta diperkirakan hampir 20 ribu orang.
Menanggapi hal itu, Sekretaris Daerah Jepara Ary Bachtiar menyampaikan bahwa antusias masyarakat di luar prediksi penyelenggara. Ary mengatakan penyelenggara memprediksi peserta tak lebih dari 13.500 orang seusai dengan undangan yang telah disebar.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Jepara, kami memohon maaf atas ketidaknyamanannya dalam penyelenggaraan Mlaku Bareng ini. Semoga ini menjadi pelajaran kita,” ucap Ary.
Ary menambahkan, Pemkab Jepara menerima kupon undian dari Pemprov Jateng selaku penyelenggara sebanyak 15 ribu kupon dan menyiapkan soto sebanyak 14.582 mangkok. Dirinya melanjutkan, jumlah tersebut sebetulnya sudah lebih dari perkiraan awal yang sebesar 13.500 sesuai undangan.
Sekda Ary menyadari antusiasme masyarakat yang luar biasa ini menyebabkan kekacauan di sejumlah titik, utamanya di titik pembagian kupon.
“Pejabat di Provinsi Jawa Tengah sangat mengapresiasi animo warga Jepara yang luar biasa. Ini yang terbanyak, tapi sekali lagi kami mohon maaf atas ketidaknyamanannya,” ucap Ary.
Diperkirakan hampir 20 ribu masyarakat yang mengikuti acara tersebut. Untuk itu, Ary Bachtiar berharap masyarakat dapat memahami kondisi tersebut dan akan menjadi evaluasi pada penyelenggaraan berikutnya agar lebih baik.
ua













