blank
Warga RW 2 Kandri antusias mengikuti sosialisasi lingkungan sehat keluarga sehat oleh mahasiswa KKN Tematik Unisbank. Foto: Dok Tim KKN

SEMARANG (SUARABARU.ID) — Suasana penuh semangat, kebersamaan, dan antusiasme tampak di RW 2 Kelurahan Kandri, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang, saat mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik dari Universitas Stikubank (Unisbank) Kelompok B menyelenggarakan kegiatan edukatif bertajuk “Sosialisasi Lingkungan Sehat, Keluarga Juga Sehat”.

Kegiatan ini menyasar seluruh lapisan masyarakat — mulai dari bapak-bapak, ibu-ibu, hingga anak-anak dan lansia — sebagai upaya menciptakan kesadaran kolektif tentang pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari pengabdian kepada masyarakat yang tidak hanya mengedepankan teori, tetapi juga aksi nyata untuk menumbuhkan partisipasi warga dalam membangun lingkungan yang sehat, aman, dan nyaman,” kata Dosen Pembimbing Lapangan KKN Tematik Unisbank Artin Bayu Mukti

Materi sosialisasi mencakup pengenalan ciri-ciri lingkungan sehat, dampaknya terhadap kesehatan keluarga, serta langkah-langkah praktis dalam menjaga kebersihan rumah dan fasilitas umum.

“Lingkungan yang bersih dan sehat adalah pondasi keluarga yang harmonis dan anak-anak yang tumbuh optimal. Lewat kegiatan ini, kami berharap warga RW 2 semakin peduli terhadap kebersihan di sekelilingnya,” ujar Bayu Mukti.

Dia menyebut, bahwa kegiatan KKN ini tidak hanya bersifat sementara, melainkan menjadi pemicu perubahan perilaku jangka panjang.

Salah satu poin menarik dari kegiatan ini adalah penekanan terhadap peran aktif bapak-bapak sebagai teladan dan motor penggerak budaya hidup bersih. “Mereka diajak untuk ikut serta dalam gotong-royong, memilah sampah, hingga menciptakan program lingkungan berbasis komunitas. Tak hanya itu, kegiatan kreatif juga disisipkan untuk anak-anak agar lebih mengenal pentingnya menjaga lingkungan sejak dini,” ujar Bayu.

Antusiasme warga terlihat dari partisipasi aktif dalam diskusi, tanya jawab, serta komitmen bersama untuk meneruskan kebiasaan positif ini. “Kami jadi lebih sadar pentingnya menguras bak air secara rutin, memanfaatkan limbah rumah tangga, dan menanam tanaman di halaman,” ungkap salah satu warga RW 2.

Dengan pendekatan yang inklusif dan menyenangkan, kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat semangat gotong royong antarwarga, sekaligus menjadi inspirasi bagi lingkungan sekitar untuk turut menciptakan kawasan yang sehat dan asri.

wied