
Menurut Kiswoyo, jika sesuai jadwal, pembangunan fisik akan dimulai pada Oktober mendatang. Selama proses tersebut, pedagang akan dipindahkan setelah jadwal pasti ditentukan.
“Ketika pembangunan dimulai, kawasan pasar akan dipagar keliling dan alat berat masuk. Jadi pedagang harus dipindahkan, tapi waktunya masih menunggu kepastian dari kementerian,” jelas Kiswoyo.
Lebih lanjut Kiswoyo menegaskan bahwa Pasar Ngawen yang baru nantinya akan dibangun dengan standar yang jauh lebih modern dan representatif.
“Pasar ini akan memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI). Fasilitasnya akan lebih lengkap, mulai dari instalasi pemadam kebakaran hingga Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL). Tentu jauh lebih baik dibandingkan pasar lama,” ungkap Kiswoyo.
Kiswoyo juga optimistis pembangunan Pasar Ngawen akan menjadi langkah penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.
“Pasar ini nantinya akan menjadi pusat perdagangan yang lebih layak dan nyaman bagi pedagang maupun pembeli. Dengan fasilitas yang lebih lengkap, kami berharap bisa mendorong roda perekonomian di Kecamatan Ngawen dan sekitarnya,” pungkas Kiswoyo.
Eli Nyunanto













