blank
Pemkab Temanggung Ziarah ke Makam Bupati di Gabusan Blora, Selasa, 12 Agustus 2025. Foto: Kudnadi Saputro Blora

Rombongan dari Pemkab Temanggung dipimpin Wakil Bupati Temanggung, Nadia Muna, bersama Ketua Pengadilan Negeri Temanggung, Kasdim 0706/Temanggung, dan Kepala Dinas Sosial Temanggung.

Kedatangan mereka disambut Wakil Bupati Blora, Sri Setyorini, bersama Ketua Pengadilan Negeri Blora, Asisten Administrasi Umum Sekda Blora, dan sejumlah kepala perangkat daerah terkait, Forkopimcam Jati dan Kepala Desa Gabusan.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Blora kami ucapkan sugeng rawuh, apresiasi kami untuk panjenengan yang telah jauh-jauh dari Temanggung ke Blora untuk menelusuri jejak pendahulu kita,” ujar Wakil Bupati Blora.

Wakil Bupati Blora merasa terkejut sekaligus bangga setelah mengetahui bahwa almarhum Drs. Sardjono adalah putra asli Blora yang mengabdikan dirinya hampir 10 tahun untuk membangun Temanggung.

”Terus terang, kami baru mengetahui beliau orang asli Blora. Ini membuktikan bahwa ikatan kita bukan sekadar bertetangga, tapi sudah seperti saudara,” imbuh Wakil Bupati Blora.

Ziarah ini diharapkan, lanjut Wakil Bupati Blora, tak hanya menjadi ajang mengenang dan mendoakan, tetapi juga menjadi jembatan mempererat hubungan antara kedua kabupaten.

Sementara itu, Wakil Bupati Temanggung, Nadia Muna menjelaskan, ziarah ini dilakukan dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan RI.

”Sudah seharusnya kita mengenang, mendoakan, dan meneladani jejak para pemimpin terdahulu. Semasa menjabat, beliau telah memberi kontribusi luar biasa bagi pembangunan Temanggung,” ungkap Wakil Bupati Temanggung.

Disampaikan, salah satu warisan besar yang ditinggalkan almarhum Sardjono adalah inisiasi berdirinya universitas pertama dan satu-satunya di Temanggung, serta pemanfaatan hasil penjualan tembakau untuk membangun pendopo dan gedung DPRD yang hingga kini masih berdiri kokoh.

Menariknya, hubungan erat kedua daerah ini bukan hanya karena makam Bupati Temanggung ada di Blora, tetapi juga karena di Temanggung terdapat makam almarhum H. Soemarno Tjokro Saputro, Bupati Blora periode 1979–1989.

“Dua sosok pemimpin lintas daerah ini menjadi simbol bahwa persaudaraan antara Blora dan Temanggung telah terjalin sejak lama melampaui batas administratif, dan kini kembali disemai melalui silaturahmi yang hangat di antara dua kabupaten ini,” tandas Wakil Bupati Temanggung.
Kudnadi Saputro