blank
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, menghadiri acara Literasi Penanaman Mangrove di Tugurejo, Kamis 14 Agustus 2025. foto : humas

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, menghadiri acara Literasi Penanaman Mangrove di Tugurejo, Kamis 14 Agustus 2025. foto : humas

SEMARANG (SUARABARU.ID) – Agustina, Wali Kota Semarang gencarkan penanaman mangrove sebanyak 10.000 pohon di kawasan tepi pantai sebagai bentuk kepedulian Pemkot Semarang terhadap ekosistem pantai.

Hal itu disampaikannya dalam acara Literasi Penanaman Mangrove yang bertepatan dengan peringatan Hari Pramuka ke-64 di Tugurejo, Kamis 14 Agustus 2025.

Mengusung tema “Literasi Mangrove”, kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga dan memulihkan kawasan pesisir.

Acara dihadiri oleh para ahli mangrove yang memberikan pendampingan teknis, sekaligus menjadi momentum untuk mengajak masyarakat terutama kaum muda untuk berperan aktif melestarikan alam.

Agustina turut mengapresiasi adanya kegiatan literasi ini karena dapat menjadi inspirasi bagi banyak orang untuk bersama-sama melakukan misi penyelamatan kawasan pesisir Kota Semarang.

“Tadi kita melakukan acara literasi kepada anak-anak Pramuka, Get to Know Mangrove. Bagus ini, pengetahuan singkat. Kita berharap anak-anak setelah ini akan pergi ke perpustakaan untuk browsing, syukur lagi kalau mereka ikut menanam kembali,” harapnya.

Dalam misi penanaman 10.000 mangrove ini, pemerintah telah memesan 4.000 bibit yang akan ditanam di akhir bulan Agustus.