GROBOGAN (SUARABARU.ID) – Suasana meriah mewarnai peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI di lingkungan Dinas Pertanian Kabupaten Grobogan, Kamis 7 Agustus 2025.
Dalam lomba tujuhbelasan yang digelar, Plt Kepala Dinas Pertanian, Kukuh Prasetyo Rusady, mencuri perhatian dengan aksinya saat menampi beras.
Kukuh bersaing ketat dengan dua peserta lain, yakni Koordinator POPT dan Kabid Hortikultura. Berkat keluwesan dan ketelitiannya, panitia menobatkan Plt Kepala Dinpertan Grobogan ini sebagai juara dua.
BACA JUGA : Dukung Program MBG, Kejati Jateng Verifikasi 120 Lokasi Dapur Gizi di Jawa Tengah
“Menampi beras ini bukan sekadar lomba, tapi juga simbol kerja keras petani kita. Saya tak menyangka bisa menang juara dua, mungkin karena dulu sering membantu orang tua di rumah (menampi beras), hehe,” ungkap Kukuh.
Kukuh Prasetyo Rusady mengapresiasi antusiasme peserta. Menurutnya, lomba-lomba ini tidak hanya seru tapi juga relevan dengan dunia pertanian.
“Beras adalah salah satu komoditas utama pertanian. Menampi beras mencerminkan proses penting dalam pengolahan hasil panen. Kegiatan ini juga jadi sarana menjalin kebersamaan antarkaryawan,” ujar Kukuh.
Ia berharap, lomba tujuhbelasan semacam ini dapat terus digelar setiap tahun sebagai media mempererat tali silaturahmi, membangun semangat gotong royong, dan memperkuat kerja sama di lingkungan Dinas Pertanian Grobogan.

“Semoga tahun depan lombanya lebih meriah, lebih inovatif, dan semakin memperkuat solidaritas kita,” harap Kukuh.
Lomba menampi beras menjadi salah satu dari enam jenis lomba yang digelar oleh Dinas Pertanian Grobogan.
Lomba lainnya antara lain tangkap bebek, estafet botol dengan balon, estafet cup gelas pakai sedotan, estafet bola ke belakang, dan sepak bola pakai sarung.
Rangkaian kegiatan dimulai dengan jalan sehat yang diikuti ratusan peserta, menempuh rute dari kantor Dinas Pertanian menuju Taman Hijau Kota Purwodadi. Setelah itu, lomba dimulai dengan menampi beras sebagai pembuka.
BACA JUGA : Ekspansi Ismaya Group Hidupkan Kawasan Kota Lama Semarang
Ketua panitia lomba, Puji, menyebutkan bahwa sekitar 150 peserta turut meramaikan acara. Mereka terdiri dari pegawai Dinas Pertanian, penyuluh pertanian lapangan (PPL), pengamat organisme pengganggu tanaman, dan penyuluh swadaya.
“Alhamdulillah semua lomba berlangsung lancar dan seru. Kekompakan para peserta benar-benar terasa,” kata Puji.
Ia menambahkan, lomba menampi beras hanya diikuti enam tim yang mewakili jajaran eselon III, termasuk dua tim dari sekretariat.
TYA WIDYA













