blank
KKN Unisnu Jepara saat memberikan pelatihan kepada para pelaku industri kreatif Desa Mayong.

JEPARA (SUARABARU.ID)- Terobosan baru dilakukan oleh Tim KKN Universitas Islam Nahdlatul Ulama (UNISNU) Jepara. Belum lama ini, mereka menggandeng para pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Desa Mayong Lor, Kabupaten Jepara dengan memberi pelatihan pembuatan googlemaps serta pembayaran melalui aplikasi digital.

Mengangkat tema ‘Jejak Digital Produk Kreatif’, Para pelaku ekonomi kreatif seperti industri pembuatan genteng dan bahan gerabah diberi pelatihan untuk membuat Gmaps. Sedangkan untuk para penjual kelontong dan sembako diberi pelatihan melakukan transaksi non tunai seperti menggunakan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard).

“Melalui kegiatan ini, para pelaku UMKM mendapatkan pendampingan gratis dalam membuat QRIS sebagai sarana pembayaran non-tunai, serta didaftarkan ke Google Maps agar lokasi usaha mereka lebih mudah ditemukan konsumen secara online”, ujar Ilham Maulana Koordinator lapangan KKN Unisnu.

“Dengan sistem pembayaran QRIS, pemilik toko sembako dan usaha kecil dapat melayani transaksi digital secara praktis, aman, cepat, dan mendukung berbagai aplikasi e-wallet seperti DANA, OVO, GoPay, ShopeePay, serta mobile banking”, terangnya.

“Sedangkan melalui pendaftaran di Google Maps, usaha-usaha lokal di Mayong Lor akan muncul dalam pencarian lokasi di internet, sehingga mempermudah calon pelanggan menemukan produk dan layanan mereka”, lanjutnya.

Sementara itu, salah satu warga Mayong, Subei, yang mengikuti pelatihan merasa terbantu dengan adanya aplikasi yang dapat membantu mengembangkan usahanya.

“Saya sangat mengapresiasi adanya pelatihan Jejak Digital Produk Kreatif yang dilaksanakan oleh adik-adik mahasiswa KKN di Desa Mayong Lor ini”, ungkapnya.

“Pelatihan ini sangat bermanfaat, terutama bagi para pengrajin dan pelaku UMKM seperti kami yang selama ini masih memasarkan produk secara tradisional”, lanjutnya.

Lebih lanjut Subei mengatakan dengan adanya pelatihan pemetaan lokasi usaha melalui Google Maps, menjadi lebih percaya diri untuk memasarkan produk secara online dan berharap jangkauan pemasaran kami bisa lebih luas.

“Terima kasih kepada mahasiswa KKN dan semua pihak yang telah membantu kami untuk lebih melek digital demi kemajuan usaha local”, tandasnya.

ua/efie