WONOGIRI (SUARABARU.ID) – Terjadi lagi musibah kebakaran pada kandang ternak, yang pemicunya dari api bludukan yang berkobar. Bludukan adalah perapian yang dibuat di dekat kandang, untuk pengusir nyamuk dan penghangat ternak piaraan pada malam hari.
Kepala Satpol-PP Kabupaten Wonogiri,Joko Susilo dan Kabid Damkar Joko Prayitno melalui Koordinator Lapangan Sriyanto Kembo, menyatakan, kandang ternak kambing yang terbakar milik Supatmi, warga Dusun Glogok RT 01/RW 08, Desa Gemawang, Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Wonogiri. Kejadiannya berlangsung Sabtu dinihari (2/8/25).
Markas Induk Damkar Pemkab Wonogiri, menerima kontak telepon permohonan bantuan pemadaman pada Pukul 01.15. Ini langsung direspon dengan cepat untuk mengirimkan Team Fireman Regu-1 Pimpinan Komandan Regu (Danru) Suparno ke lokasi.
Tim berkekuatan 5 personel ini, ke lokasi dengan membawa serta 1 unit mobil brandweer, untuk melakukan pemadaman. Proses pemadaman berlangsung sampai Pukul 02.30 dini hari tadi, dengan mendapatkan bantuan dari Perangkat Desa Gemawang dan masyarakat. Api berhasil dipadamkan, tanpa meluas ke rumah pemukiman. Sejumlah kambing piaraan, berhasil lari menyelamatkan diri sebelum kebakaran makin membesar.
Kelima
Musibah kebakaran di Desa Gemawang, Kecamatan Ngadirojo ini, menjadi kejadian amukan jago merah yang kelima kalinya dalam tempo 12 hari belakangan ini di Kabupaten Wonogiri. Perinciannya, 3 kali kebakaran kandang ternak dan masing-masing satu kali kebakaran rumah serta lahan tebu.
Dua dari tiga kali kebakaran kandang ternak, berlangsung di wilayah Kecamatan Ngadirojo, dan satu kali di wilayah Kecamatan Eromoko. Semuanya dipicu oleh bludukan atau perapian yang dibuat peternak di dekat kandang. Selagi peternaknya tertidur, api bludukan menyala dan ketika datang tiupan angin, menjadi berkobar tidak terkendali.
Kebakaran kandang terjadi, setelah nyala api bludukan berkobar membakar tumpukan jerami dan tandon (stok) pakan ternak, berupa rumput serta hijauan dedaunan yang disimpan di dekatnya. Pemilik terlena, karena tertidur saat api berkobar.
Menyikapi hal ini, Damkar Pemkab Wonogiri mengimbau kepada para peternak, agar waspada ketika membuat perapian yang berada di dekat kandang. Kendalikan jangan sampai memicu kebakaran. Caranya, jauhkan posisi bludukan pada tempat yang memiliki jarak atau ilaran (celah kosong) dengan tumpukan jerami dan stok dedaunan hijauan pakan ternak serta tumpukan persediaan kayu bakar.(Bambang Pur)













