SEMARANG (SUARABARU.ID)– Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Universitas Semarang (USM), belum lama ini memberikan pelatihan Organizational Citizenship Behavior (OCB), kepada pengurus OSIS MA NU Mranggen, di Kabupaten Demak.
Tim PKM ini diketuai Irwan Desyantoro SPsi MPsi, anggota Sri Kandariyah Nawangsih, SPsi MPsi Psikolog, Dewi Puspita Sari SPsi MSi, Maria Yuliana Wangge SPsi MPsi Psikolog dan Adiprana Yogatama SS MHum. Pelatihan diikuti 30 pengurus OSIS, dan dihadiri Pembina OSIS MA NU Mranggen, Ali Imron Rosadi.
Dalam keterangannya, Irwan Desyantoro mengatakan, tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan efektivitas organisasi OSIS, melalui penguatan perilaku OCB, sehingga pengurus memiliki kepedulian, tanggung jawab, komunikasi, dan kerja sama yang lebih baik, dalam menjalankan program organisasi.
BACA JUGA: Tim PKM USM Beri Penyuluhan Hukum di LP Kelas IIB Batang
Sebab, keberhasilan organisasi tidak hanya ditentukan kemampuan setiap anggota, tetapi juga kemauan untuk saling membantu dan bekerja sama.
”Melalui pelatihan ini, kami ingin membangun kesadaran, keberhasilan organisasi merupakan tanggung jawab bersama. Ketika setiap anggota memiliki kepedulian, komunikasi yang baik, dan aktif berpartisipasi, maka organisasi akan bekerja lebih efektif,” ujarnya.
Dia menambahkan, dalam pelatihan itu peserta memperoleh pemahaman mengenai pentingnya membangun komunikasi yang efektif, meningkatkan kepedulian terhadap sesama anggota, menghargai perbedaan pendapat, menumbuhkan tanggung jawab bersama, serta membiasakan perilaku saling membantu, demi tercapainya tujuan organisasi.
BACA JUGA: Rayakan Dies Natalis Ke-39, Fakultas Hukum USM Jalin Kerja Sama dengan Mitra
Peserta juga mengikuti permainan kerja sama tim, diskusi kelompok, dan simulasi penyelesaian masalah organisasi, sehingga materi dapat dipahami melalui pengalaman secara langsung.
Sementara itu, Ali Imron Rosadi mengapresiasi pelaksanaan kegiatan ini. Menurutnya, pelatihan ini memberikan bekal yang bermanfaat bagi pengurus OSIS, dalam membangun organisasi yang lebih solid.
”Kami berharap, ilmu yang diperoleh selama pelatihan dapat diterapkan dalam kepengurusan OSIS, sehingga komunikasi, kerja sama, dan rasa tanggung jawab antaranggota semakin baik serta mampu mendukung keberhasilan setiap program kerja,” katanya.
Selain itu pihaknya juga berharap, melalui kegiatan ini, nilai-nilai OCB dapat diterapkan secara berkelanjutan, sehingga tercipta budaya organisasi yang kolaboratif, efektif, dan mampu mendukung pengembangan kepemimpinan siswa di MA NU Mranggen.
Riyan













