
Fatwa dan rekomendasi MUI, lanjut dia, juga dapat membantu dalam meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat tentang isu-isu keagamaan dan sosial guna membangun masyarakat yang religius dan harmonis.
“MUI sudah turut berperan dalam pengembangan masyarakat melalui berbagai program dan kegiatan. Sejak dulu MUI selalu ikut membantu dalam meningkatkan kualitas hidup beragama di masyarakat,” tandasnya.
Sementara itu, Sekretaris MUI Kabupaten Wonosobo H Thoharotun menambahkan dalam rangka memperingati setengah abad berdirinya MUI, pihaknya menggelar acara tasyakuran dan halaqah ulama bertema, “MUI Berkhidmat untuk Kemaslahatan Umat dan Keharmonisan Bangsa”.
“Peringatan Harlah MUI ini merupakan puncak dari rangkaian kegiatan ke-MUI-an yang telah digelar, baik di tingkat Kabupaten Wonosobo maupun Kecamatan. Kegiatan diawali dengan khataman Al-Quran 30 juz dan dipungkasi dengan halaqah ulama,” terang dia.
Selama ini, lanjut Thoharotun, kiprah MUI Wonosobo adalah terlibatan aktif dalam gerakan masyarakat sadar halal. Seperti bersama pemerintah daerah me-launching “Kampung Aman dan Halal Pangan” di Desa Erorejo, Wadaslintang.
Muharno Zarka













