blank

KULONPROGO SUARABARU.ID : Bicara soal bahaya dari narkoba, tak melulu harus melalui seminar serta cara yang kaku dan menegangkan. Di Padukuhan Kepiton, peserta KKN Nusantara kelompok 20 memilih pendekatan yang berbeda, yakni memperkuat sinergi dengan ngobrol santai bersama Karang Taruna setempat dalam rangka mewujudkan Kepiton Bersih Narkoba (Bersinar).

Kegiatan ini digelar pada Sabtu malam, 19 Juli 2025, di Selasar Mushola Sunan Kalijaga, Padukuhan Kepiton, Desa Banjarasri, Kulonprogo. Sebanyak 25 pemuda Karang Taruna dan 12 peserta KKN Nusantara hadir dan ikut terlibat dalam suasana yang hangat, santai, dan interaktif.

Koordinator Kelompok 20 KKN Nusantara 2025, Ari Wijaya, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan ruang aman, nyaman, dan wadah bertumbuh bagi pemuda untuk belajar bersama.

“Kami ingin memberi edukasi yang tidak kaku. Harapannya, pemuda tidak hanya sadar bahaya narkoba, tapi juga tergerak untuk mengembangkan diri dan mencintai lingkungannya,” ujarnya.

Ketua Karang Taruna Padukuhan Kepiton, Adam Rafi Zulfadli, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan harapannya agar kegiatan ini dapat menjadi penyulut semangat pemuda dalam mengembangkan diri dan menghindari pergaulan negatif.

“Kami senang sekali dan sangat berterimakasih atas terlaksananya kegiatan ngobrol santai ini. Semoga kegiatan seperti ini dapat berkelanjutan karena dapat memicu kesadaran pemuda akan bahaya narkoba dan pergaulan bebas sekaligus termotivasi dalam mengembangkan diri serta berorganisasi.” Ujar Adam.

Ngobrol santai bertema “Mencintai Negeri ala Pemuda Masa Kini” ini diisi oleh Dewi Isna Tsamrotul Fikriyyah, peserta KKN Nusantara sekaligus Duta Inspirasi Indonesia Batch 17. Dalam sesi tersebut, ia menyampaikan materi yang mencakup bahaya penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja, pentingnya pengembangan diri, serta peran pemuda dalam membangun lingkungan yang positif dan berdaya. Materi-materi tersebut disampaikan dengan bahasa yang ringan dan mudah dipahami sehingga memicu semangat berdiskusi.

Melalui ngobrol santai ini, diharapkan para pemuda tidak hanya mendapatkan pemahaman tentang bahaya narkoba, tetapi juga terdorong untuk terus berkembang, berkontribusi, dan menjadi pribadi yang berdaya. Sinergi ini membuktikan bahwa pencegahan dan pembangunan karakter bisa berjalan beriringan.

KKN Nusantara dan Karang Taruna berkomitmen untuk menjadikan kegiatan ini sebagai awal dari gerakan yang lebih besar yakni mewujudkan Kepiton sebagai Desa Ramah Pemuda, Bersih Narkoba, dan Siap Berkembang.