blank
Personel Satlinmas Desa Gebangharjo, Kecamatan Pracimantoro, Kabupaten Wonogiri, menerima pemasangan perdana topi, setelah mengenakan seragam baru berwana abu-abu untuk baju, dengan kombinasi celana abu-abu gelap.(Dok.Pendim 0728 Wonogiri)

WONOGIRI (SUARABARU.ID) – Tampil dengan seragam baru, para anggota Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) di Kecamatan Pracimantoro, Kabupaten Wonogiri, menjalani kembali pelatihan untuk mengasah kemampuan dan demi upaya meningkatkan keterampilan.

Dandim 0728 Wonogiri Letkol (Inf) Edi Ristriyono melalui Penerangan Kodim (Pendim) Pelda Indra, menyatakan, pelatihan diberikan oleh personel Babinsa dari Koramil-13 bersama anggota Bhabinkamtibmas dari Polsek Pracimantoro.

Disebutkan, pembinaan Satlinmas, merupakan salah satu kegiatan Pembinaan Perlawanan Wilayah (Binwanwil). Babinsa bersama Bhabinkamtibmas, memiliki tugas menjalin kemitraan dengan para anggota Linmas, yang menjadi mata dan telinga terhadap segala perkembangan kejadian di wilayah binaan. Baik dalam Ketenteraman, Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Tramtbmas).

Untuk pelatihan para Anggota Satlinmas di Desa Gebangharjo, Kecamatan Pracimantoro, dilakukan oleh Babinsa Sertu Agus Winarno bersama Aiptu Slamet Hariyanto. Pelatihan dilakukan di Pendapa dan Halaman Balai Desa Gebangharjo, Kecamatan Pracimantoro, Kabupaten Wonogiri.

Kepada peserta pelatihan, diberikan teori dan praktik. Meliputi pembinaan sikap kedisiplinan, pembimbingan keterampilan pisik dan mental. ”Ini sifatnya untuk mengasah kembali kemampuan yang selama ini telah kalin miliki.” jelas Babinsa Sertu Agus Winarno.

Sementara itu, Bhabinkamtibmas Aiptu Slamet Hariyanto, memberikan materi bimbingan penyegaran tentang gerakan ketangkasan Peraturan Baris Berbaris (PBB). Kepada para peserta pelatihan juga diberikan pemahaman tentang pengetahuan wawasan kebangsaan (Wasbang). Yakni tentang bagaimana tata cara hidup berbangsa dan bernegara dengan benar.

Pelatihan ini, untuk mendidik dan melatih sikap disiplin para anggota Linmas, yang merupakan mitra Babinsa dan Bhabinkamtibmas. Harapannnya, materi pelatihan dapat diimplementasikan dalam melaksanakan tugas pengabdian kemasyarakatan.

Dicabut

Perlu diketahui, Direktorat Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan  Kemendagri, telah melakukan sosialisasi perihal perubahan seragam Satlinmas. Seragam baru Satlinmas, diatur dalam Permendagri Nomor: 11 Tahun 2023 tentang Sarana dan Prasarana (Sarpras) bagi Satgas Linmas dan Satlinmas.

Dengan adanya perubahan tersebut, maka Kepmendagri Nomor: 36 Tahun 1979 tentang Pakaian Seragam dan Atribut Pertahanan Sipil (Hansip) yang warna hijau, secara resmi dicabut dan tidak belaku lagi. Berkaitan ini, Pemerintah Daerah diminta mensosialisasikan Permendagri tersebut sampai  ke tingkat desa/kelurahan. Hingga kini,  terdapat setidaknya ada 1,2 juta anggota Satlinmas yang tersebar di seluruh Indonesia.

Satlinmas, dibentuk pada Tahun 1939 dengan nama Lucht Bescherming Dienst (LBD) atau Dinas Perlindungan Bahaya Udara.  Pasca kemerdekaan Indonesia, Hansip pertama diatur oleh Keputusan Wakil Menteri Pertama Urusan Pertahanan/Keamanan Nomor MI/A/72/62 Tanggal 19 April 1962, tentang Peraturan Pertahanan Sipil, sebagai bagian sistem pertahanan dan keamanan rakyat semesta.

Kedisiplinan, pengawasan, estetika, motivasi, kewibawaan serta keseragaman identitas bagi Satuan Tugas Pelindungan Masyarakat terus diperkuat. Ini dilakukan dalam rangka turut menyelenggarakan Ketentraman, Ketertiban Umum dan Perlindungan Masyarakat (Trantibum Linmas).(Bambang Pur)