SEMARANG (SUARABARU.ID) – Ada suasana berbeda di halaman SMA Negeri 2 Semarang JalanSendangguwo Baru I No.1, Gemah, Pedurungan, Kota Semarang, pagi tadi Senin, 21 Juli 2025. Hari ini menjadi hari yang tak hanya merayakan ulang tahun ke-70 sekolah ini, tapi juga menjadi momen pengingat kuatnya ikatan antara almamater dan para alumninya.
Bekerja sama dengan Ikatan Alumni SMA 2 Semarang, Dwi Aksata, peringatan ulang tahun kali ini digelar melalui sebuah upacara sederhana namun penuh makna. Hadir sebagai inspektur upacara, Prof. Suharnomo Kaslan, SE, M.Si, alumni angkatan 1989 yang kini menjabat Rektor Universitas Diponegoro, membagikan kisah dan refleksi perjalanannya dari bangku SMA menuju dunia akademik.
“Dulu, kami tidak pernah membayangkan sejauh apa langkah yang bisa ditempuh dari sekolah ini. Tapi kini, SMA 2 telah membuktikan diri sebagai sekolah yang tak hanya mencetak lulusan, tetapi juga alumni-alumni yang bermanfaat,” kata Prof. Suharnomo..
Di bawah langit pagi yang cerah, Kepala Sekolah Dian Milasari, S.Pd., M.Pd memotong tumpeng sebagai simbol perayaan. Potongan pertama diberikan kepada Farah Shafira Nuramelia, Ketua OSIS, sebagai bentuk simbolis penerusan semangat dari generasi terdahulu kepada generasi masa depan.
Namun momen paling haru terjadi saat 22 siswa SMA 2 yang berasal dari keluarga kurang mampu namun berprestasi menerima beasiswa masing-masing senilai Rp 1 juta. Bantuan ini merupakan bagian dari program Dwi Aksata, sebagai bentuk nyata kepedulian alumni terhadap regenerasi yang lebih kuat.













