NUSAKAMBANGAN (SUARABARU.ID) – Semangat dan kebersamaan menyelimuti malam puncak Perkemahan Satya Dharma Bhakti Pemasyarakatan di Nusakambangan, dengan digelarnya upacara api unggun dan pentas seni dari para peserta (narapidana dari 40 UPT Pemasyarakatan), Rabu (16/7/2025) malam.
Api unggun dinyalakan sebagai simbol semangat, kebersamaan, persatuan, dan persaudaraan antar anggota pramuka. Upacara ini dihadiri oleh jajaran pejabat Administrator Kanwil Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Jawa Tengah, Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) se-Nusakambangan, para pembina pramuka, serta perwakilan warga binaan.
Kegiatan disemarakkan dengan penampilan pentas seni dari berbagai regu peserta perkemahan. Beragam pertunjukan seperti tari daerah, musik akustik, puisi, hingga drama kolosal tentang nilai-nilai kepramukaan berhasil memukau penonton. Teriakan yel-yel dan semangat persaudaraan menggema sepanjang malam, menciptakan atmosfer hangat dan penuh inspirasi.
Kepala Kanwil Ditjenpas Jateng, Mardi Santoso dalam keterangannya menyampaikan, kegiatan perkemahan ini bukan sekadar ajang kebersamaan, melainkan momentum untuk menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, kerja sama, dan jiwa sosial yang tinggi diantara warga binaan maupun petugas.
“Kegiatan Perkemahan Satya Dharma Bhakti Pemasyarakatan ini bukan hanya simbolik, tetapi menjadi sarana pembinaan reintegrasi sosial bagi warga binaan. Nilai-nilai kedisiplinan, kebersamaan, dan semangat persaudaraan yang ditanamkan di sini sangat penting untuk menciptakan kehidupan yang harmonis, membangun jiwa yang kuat, dan mencegah konflik,” ujarnya.
Salah seorang warga binaan peserta Perkemahan Satya Dharma Bhakti Pemasyarakatan berinisial A mengungkapkan kegembiraannya bisa ikut berperan aktif dalam kegiatan.
“Sangat senang bisa bertemu teman-teman dari Lapas lain. Harapannya kegiatan seperti ini terus dilaksanakan untuk memupuk kebersamaan dan persaudaraan antara warga binaan,” ucapnya.
Ning S













