WONOSOBO (SUARABARU.ID)-Pimpinan Cabang (PC) Muslimat NU Kabupaten Wonosobo, Minggu (13/7/2025), melaunching Satuan Tugas Muslimat Cantik Sadar Lingkungan (Satgas Mustika Darling) di komplek PA Darul Hadlonah Karangluhur Kalianget Wonosobo.
Launching Satgas Mustika Darling Muslimat NU tersebut dibarengkan dengan acara “Pekan Sosial dan Peringatan Tahun Baru Hijriyah 1447 H” yang digelar PC Muslimat NU dan PC Fatayat NU Wonosobo.
Ketua PC Muslimat NU Kabupaten Wonosobo Hj Umi Fatmah Al Hafidzoh mengatakan Satgas Mustika Darling merupakan keputusan baru dari PP Muslimat NU dalam kongres yang digelar beberapa waktu lalu.
“Mustika Darling adalah singkatan dari Muslimat Cantik Sadar dan Peduli Lingkungan. Ini merupakan pasukan ibu-ibu Muslimat NU yang bergerak membersihkan sampah usai setiap digelar kegiatan pengajian atau acara Muslimat NU,” katanya.
Di luar Satgas Mustika Darling, juga ada Satgas Semut Fatayat NU. Baik Satgas Mustika Darling maupun Satgas Semut Fatayat sama-sama punya tugas yang sama. Yakni membersihkan lingkungan zero sampah usai digelar acara Muslimat NU dan Fatayat NU di manapun.
Must8ka Mesem

Selain Satgas Mustika Cantik, lanjutnya, ada pula Satgas Mustika Mesem atau Muslimat Entaskan Kemiskinan dan Satgas Mustika Segar atau Muslimat Sehat dan Bergerak. Artinya Ibu-Ibu Muslimat NU harus tetap sehat dan segar untuk beribadah dan menyebar kebaikan.
“Itu semua sebetulnya sudah terlaksana dari dulu-dulu. Mustika Darling artinya semua anggota Muslimat harus sadar dan peduli lingkungan agar Indonesia dan bumi pertiwi tetap lestari. Sedang Mustika Mesem, Muslimat cantik untuk mengentaskan kemiskinan untuk mewujudkan kemandirian,” tuturnya.
Menurutnya, kader Muslimat NU yang cantik, sehat dan segar pasti punya kejernihan pikiran untuk meraih kebahagiaan. Satgas
Mustika Darling ini nantinya akan diikuti oleh seluruh pimpinan Anak Cabang dan Ranting Muslimat NU di Wonosobo.
“Untuk apa? Di mana jika ada kegiatan Muslimat NU, Insya Allah setelah selesai langsung bersih dari sampah sehingga kondisi lingkungan bersih kembali seperti semula,” cetusnya.
Dikatakan, Umi Fatmah dengan lingkungan yang bersih maka lingkungan sekitar pasti akan lebih sehat dan asri. Lingkungan yang sehat dan segar itu bisa diwujudkan bersama dan bermanfaat bagi sesama.
Muharno Zarka













