BANJARNEGARA – SUARABARU.ID : Adalah Desa Tanjunganom di Kecamatan Rakit, Banjarnegara, menjadi tempat mengasyikkan ketika ratusan warga setempat berkumpul untuk mengikuti tradisi Parak Iwak.
Parak Iwak adalah bagian dari rangkaian kegiatan ruwat bumi. Dalam dua kolam berukuran 20 X 50 meter yang penuh dengan ikan lele warga berebut mengambil ikan lele dengan tangan kosong. Tak terbayangkan betapa riuh dan riang gembira warga yang mengikuti maupun yang menonton acara tersebut, sebab tentu tidaklah mudah untuk menangkap ikan lele dengan tangan kosong dan lele termasuk salah satu ikan licin.
Kolam-kolam tersebut dibagi menjadi dua bagian terpisah yang masing-masing diperuntukkan bagi peserta laki-laki dan perempuan.“Jenis ikan yang ditabur itu ikan lele sebanyak setengah ton. Ada dua kolam, satu untuk bapak-bapak, satunya untuk ibu-ibu
Tidak sabar karena selalu terlepas setelah tertangkap, seorang perempuan nekat menggunakan dasternya untuk menangkap lele. Penonton pun dibuat tertawa. Ikan lele yang ditangkap bisa langsung dibawa pulang.
Parak Iwak tak sekadar tradisi tahunan ini adalah sarana mempererat tali persaudaraan antarwarga sambil mengingatkan pentingnya konservasi budaya serta gizi seimbang melalui konsumsi ikan.
Semangat gotong royong dan kebersamaan tampak nyata saat seluruh lapisan masyarakat terlibat aktif dalam acara tersebut.
CC













