Peter M Faruq merupakan legislator dari Dapil Kudus 2 (Kecamatan Kaliwungu–Gebog) yang terpilih pada Pileg 2024. Berdasarkan Keputusan KPU Kudus Nomor 515 Tahun 2024, ia meraih suara terbanyak kedua setelah Pranoto.

Adapun daftar caleg PDIP berikutnya di dapil tersebut adalah: Nida Saidatul Iza: 925 suara (peringkat ketiga), Darus Achroni: 524 suara (peringkat keempat), Hendrik Marantek: 257 suara (peringkat kelima).

Dengan perolehan suara tertinggi di antara caleg yang belum lolos, Nida Saidatul Iza menjadi kandidat terkuat untuk menggantikan posisi almarhum.

Namun, dinamika internal di tubuh PDIP menjadi warna tersendiri dalam proses PAW ini. PDIP dikenal menerapkan sistem komandante, yaitu strategi internal yang menugaskan caleg menggarap basis suara di desa-desa tertentu.

Rumor yang beredar menyebutkan bahwa dua nama lainnya, Darus Achroni dan Hendrik Marantek, juga berupaya memanfaatkan sistem komandante untuk memperkuat posisi mereka dalam bursa PAW.

Meski begitu, keputusan akhir tetap berada di tangan DPP PDIP, yang secara resmi telah mengeluarkan rekomendasi.

Ali Bustomi