blank
Kepala Dinas PU Albert Pramono Soesanto didampingi Kabid Binamarga DPU Aribowo menjelaskan teknis “Adopsi Jalan” di Kantor setempat, Kamis (03/07/2025). Foto: Anind

Hadir para Camat, Relawan Pokmas Jaga Jalan dan awak media. Dalam kesempatan itu diberikan petunjuk Aplikasi Patriot Sragen, untuk melaporkan adanya kerusakan jalan.

Dikatakan melalui skema itu, lanjut Albert sektor masyarakat dan sektor swasta dapat mengadopsi ruas jalan tertentu dan memberikan konstribusi dalam pemeliharaan rutin maupun perbaikan ringan.

“Jalan tertentu yang diperbaiki, boleh dipasangi papan nama PT atau CV milik orang yang sudah berkonstribusi,” tuturnya. Dikatakan terobosan itu mendapat respon dari pemilik Aspal Mixing Plant (AMP) maupun Batching Plant Beton yang memiliki usaha di Sragen.

Sebagai contoh, perbaikan jalan pengurukan dengan pasir dan batu yang dipadatkan di Desa Kedungwaduk Kecamatan Karangmalang, Sragen, melibatkan dunia usaha dan masyarakat. Dari Dinas PU hanya menyiapkan peralatan.

Masyarakat memiliki peran penting dalam program ini. Mereka didorong untuk aktif melakukan pemeliharaan ringan, seperti membersihkan saluran air, menjaga bahu jalan, serta melaporkan kerusakan infrastruktur melalui kanal resmi aplikasi digital “PATRIOT SRAGEN” berbasis android yang bisa diunduh melalui play store.

“Selain itu disediakan pula melalui call center pelaporan melalui Whats App 0851-1752-5357,” terang Albert.

Sebagai bagian dari respon cepat, Pemkab Sragen melaunching Sragen Road Care (SRC) berbasis wilayah sebagai pengembangan dari Unit Reaksi Cepat (URC) untuk menindak lanjuti laporan masyarakat dengan cepat.

SRC bekerja sama dengan Kelompok Masyarakat Jaga Jalan (Pokmas JJ) dan dinas teknis untuk memastikan pengerjaan bisa efisien.

Program itu membuka ruang partisipasi dunia usaha melalui skema Corporate Social Responsibility (CSR).
Dikatakan dunia usaha dan masyarakat sudah menunjukkan kepeduliannya hal itu ditunjukkan saat perbaikan jalan rusak di ruas Desa Kedungwaduk, Kecamatan Karangmalang, Sragen.

Kabid Bina Marga Aribowo menambahkan panjang ruas jalan di Sragen 1.028,25 Km kondisinya 86 persen mantab serta terdapat 583 ruas jalan di 20 Kecamatan. Terbanyak ruas jalan di perkotaan mencapai 240 ruas jalan.

Albert menjelaskan untuk biaya pemeliharaan tahun berjalan antara Rp 5 miliar hingga 7 miliar.

“Bupati akan menaikkan biaya pemeliharaan jalan menjadi Rp 20 miliar,” pungkas Albert.

Anind