
Sigit mengingatkan pesan yang disampaikan tersirat dari kisah Pangeran Samudro, yang dituturkan dari generasi ke generasi.
“Siapa saja yang memiliki keinginan agar segala harapannya dapat terwujud maka sebaiknya harus berbekal kesungguhan, keteguhan, hati yang suci. Jangan ragu-ragu oleh godaan, harus terus mengarah pada tujuan, yaitu Gusti Allah”.
“Pemahaman sejarah yang benar ini penting dan makanya kita sosialisasikan dalam pidato juga, kita sampaikan saat acara Larap Slambu ini,” tuturnya.
Kisah Pangeran Samudro yang telah menjadi sejarah Kabupaten Sragen ini membuatnya penasaran sehingga ingin datang untuk merasakan kesakralan dari tempat ini.
“Saya dan istri baru pertama kali datang ke sini, selain ingin melihat ritual Larap Slambu, saya juga ingin berziarah ke makam beliau Pangeran Samudro,” ujar I Banjiwo, pengunjung asal Jakarta.
Anind













