WONOSOBO (SUARABARU.ID)-Komitmen Pemkab Wonosobo dalam memperkuat literasi dan pengelolaan zakat ditandaskan Bupati Afif Nurhidayat saat memimpin apel dan penyerahan hadiah Lomba Perpustakaan Desa/Kelurahan Tingkat Kabupaten Wonosobo Tahun 2025 dan Baznas Awards di Halaman Pendopo Bupati setempat.
Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat menegaskan bahwa literasi merupakan pondasi utama dalam pembangunan sumber daya manusia, terutama di tingkat desa dan kelurahan.
Dia menekankan pentingnya peran perpustakaan sebagai pusat pembelajaran, sumber informasi, dan penggerak inovasi lokal.
“Saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas terselenggaranya lomba perpustakaan ini. Kegiatan ini bukan hanya kompetisi, tapi momentum penting untuk mendorong penyelenggaraan perpustakaan yang lebih inklusif, terbuka, dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Sebanyak 24 Perpustakaan Desa/Kelurahan ambil bagian dalam lomba, menunjukkan semangat literasi yang tumbuh subur di masyarakat Wonosobo. Bupati berharap, dari ajang ini, akan lahir perpustakaan yang aktif menjadi pusat aktivitas literasi yang relevan dan hidup.
Kebanggaan khusus disampaikan Bupati kepada Perpustakaan Desa Bumiroso yang berhasil meraih juara pertama dan akan mewakili Wonosobo di ajang tingkat Provinsi Jawa Tengah, bersaing dengan Perpustakaan Desa Salam dari Kabupaten Magelang.
“Ini kesempatan emas untuk menunjukkan kualitas literasi desa kita di tingkat nasional. Saya mengajak seluruh masyarakat memberikan dukungan penuh agar Bumiroso tampil optimal dan mengharumkan nama Wonosobo,” imbuhnya.
Diikuti Perpustakaan Desa/Kelurahan se Kabupaten Wonosobo dengan jumlah peserta sebanyak 24 Lembaga Perpustakaan.
Juara 1 diberikan kepada Perpustakaan Wijaya Kusuma Desa Bumiroso Watumalang. Juara 2 Perpustakaan Al Husna Desa Mlandi Garung. Juara 3 Perpustakaan Graha Pustaka Sola Desa Kapencar Kertek.
Juara Harapan 1 Perpustakaan Ar Rohman Desa Manggis Leksono. Juara Harapan 2 Perpustakaan Cahaya Ilmu Desa Talunombo Sapuran. Juara Harapan 3 Perpustakaan Terbitlah Terang Desa Glagah Sapuran.
Optimalisasi Zakat

Bupati Afif juga menyoroti pentingnya optimalisasi pengumpulan zakat di lingkungan ASN Pemkab Wonosobo. Dari total 7.707 ASN, baru 3.832 orang atau sekitar 50 persen yang menunaikan zakatnya melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).
“Ini menjadi catatan serius. Zakat adalah kewajiban syar’i sekaligus instrumen strategis pembangunan sosial. Potensi zakat ASN sangat besar bila dikelola secara kolektif dan terarah,” tegas Bupati.
Dia mengapresiasi pimpinan OPD dan ASN yang telah menunaikan zakat melalui BAZNAS dan menekankan agar kepemimpinan tersebut bisa menjadi teladan.Afif juga berpesan kepada BAZNAS agar selalu menjunjung prinsip transparansi, akuntabilitas, dan sinergi dengan pemerintah daerah dalam pendistribusian zakat.
Bupati Afif menutup sambutannya dengan menyerukan kepada seluruh kepala OPD untuk lebih proaktif mendorong ASN di lingkungan masing-masing agar menyalurkan zakat melalui Baznas, mengingat zakat bukan hanya kewajiban sosial, tapi juga perintah langsung dari Allah SWT.
“Dengan menyalurkan zakat melalui Baznas, kita tidak hanya menjalankan ibadah, tetapi juga ikut membangun masyarakat yang adil dan sejahtera,” tandasnya. Kategori peroragan untuk muzaki erorangan Teraktif diberikan kepada Hari Eko Prasetyo. Muzaki perorangan dengan setoran terbanyak dr AI Suratman, SpOG.
Muzaki perorangan zakat mal usaha Suprayitno Budianto. Kategori UPZ OPD dengan tertib pelaporan pentasharufan RSUD KRT Soetjonegoro Wonosobo. Muzaki terbanyak Kantor Kementerian Agama Wonosobo.
Tertib pelaporan pengumpulan BPPKAD Wonosobo. Aktif mengkampanyekan zakat Dinas Kominfo. Teraktif berzakat diberikan kepada Disparbud dan Dinas PPKBPPPA Wonosobo.
Kategori BUMD untuk setoran terbanyak diberikan kepada Perumda Air Minum Tirta Aji Wonosobo. Aktif berzakat PT Global Dharma Asri. Kategori Korwil untuk Aktif Edukasi Zakat diberikan Korwil Disdikpora Garung.
Pengumpulan terbanyak diberikan kepada Korwil Disdikpora Watumalang. Kategori sekolah untuk UPZ muzakivl terbanyak dan pengumpulan zakat terbanyak dari zakat gaji diberikan kepada SMP Negeri 1 Mojotengah. UPZ pengumpul terbanyak dari gaji dan TPG SMP Negeri 1 Kalikajar.
Muharno Zarka













