JEPARA (SUARABARU.ID) – Suasana Desa Batealit, Kecamatan Batealit, Kabupaten Jepara, pada Rabu siang (4/6/2025) tampak berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.
erayaan Sedekah Bumi tahun ini berlangsung meriah dengan nuansa budaya yang kental.
Salah satu penampilan yang mencuri perhatian adalah kemunculan anak-anak dari Sanggar Tari Laras Batealit, yang tampil menawan di barisan terdepan kirab budaya.
Suasana kirab berlangsung semarak, dilepas secara simbolis Ibu Bupati Jepara Ella Witiarso Utomo didampingi Forkopimcam Batealit

Dengan busana adat yang anggun dan tarian yang memikat, para penari cilik ini berhasil memukau ribuan pasang mata warga yang memadati sepanjang rute kirab. Sanggar Tari ini diasuh oleh Tri Jumiati, seorang pendidik yang sehari-harinya mengajar di SMPN 2 Batealit. Dedikasi dan kesabaran beliau dalam melatih anak-anak membuahkan hasil yang membanggakan.
Kirab dimulai pukul 14.30 WIB dari rumah Petinggi Desa Batealit, menyusuri jalan desa dan jalan PU sejauh kurang lebih 7 kilometer.
Gunungan—yang dibawa menggunakan mobil pickup dari 22 RT se-Desa Batealit—menjadi simbol utama rasa syukur masyarakat atas hasil bumi yang melimpah. Juga diikuti dari berbagai lembaga pendidikan yaitu SDN 1 Batealit, SDN 2, SDN 3 dan RA. Matholius Sa’adah.













