blank
Ilustrasi jemaah haji. Foto: Ning S (SUARABARU.ID)

SEMARANG (SUARABARU.ID) – Dua hari menjelang puncak haji, Ketua Tim Asistensi PPIH Arab Saudi Bidang Kesehatan yang juga Dirjen SDM Kesehatan Kemenkes, dr. Yuli Farianti melakukan visitasi, memantau pelaksanaan vaksinasi influenza ke penginapan jemaah di Sektor 6.

Melansir dari Kemenkes RI, kegiatan vaksinasi influenza merupakan inisiasi Kementerian Kesehatan Arab Saudi dalam upaya pencegahan penyakit infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) kepada jemaah haji sebelum ibadah puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).

Selain melihat jalannya vaksinasi kepada jemaah, Yuli juga menyempatkan diri untuk melihat pemeriksaan kesehatan di Pos Kesehatan Satelit dan melakukan edukasi kesehatan kepada jemaah.

Ia mengimbau kepada jemaah jangan sering keluar di siang hari. Yuli juga mengingatkan agar jemaah tidak lupa minum oralit setiap hari.

“Sebelum nanti ke Armuzna, jangan sering keluar siang hari, jangan lupa minum oralitnya ya setiap hari. Juga diatur minum air putihnya sedikit demi sedikit, biar enggak dehidrasi. Jika keluar hotel, jangan lupa pakai sandal, masker, dan payung, apalagi di siang hari panasnya sangat tinggi,” ucap Yuli.

Yuli menyebut, ISPA mendominasi penyakit pada jemaah, terlebih lagi didorong dengan faktor risiko cuaca ekstrem di Arab Saudi, terutama saat puncak haji, yang dapat menjadi tantangan serius bagi kesehatan jemaah.

“Kami mengamati banyak jemaah, terutama yang lansia atau memiliki riwayat penyakit, cenderung memaksakan diri dalam berbagai aktivitas di luar ibadah utama. Vaksinasi influenza dan pengurangan mobilitas yang tidak esensial sangat krusial untuk mencegah ISPA, kelelahan, dehidrasi, bahkan heat stroke,” ujarnya.

Yuli mengimbau jemaah untuk segera melapor kepada petugas kesehatan jika merasa tidak enak badan atau mengalami gejala sakit. Pos-pos kesehatan dan Tenaga Kesehatan Haji Kloter (TKHK) telah disiapkan di berbagai lokasi strategis untuk memberikan penanganan cepat dan tepat.

Menurutnya, Pemerintah Indonesia dan Arab Saudi telah bekerja keras untuk memastikan kelancaran dan keamanan pelaksanaan ibadah haji. Namun, kesadaran dan disiplin individu jemaah adalah kunci utama dalam menjaga kesehatan dan keselamatan selama menjalankan rukun Islam yang kelima ini.

Ning S