blank
Wali Kota Damar Prasetyono luncurkan program 'Sinergitas Layanan Administrasi Kependudukan Sampai Kelurahan (SI LANDAK)'. (Bag Prokompim, Pemkot Magelang)

 

 

MAGELANG (SUARABARU.ID) – Sinergitas Layanan Administrasi Kependudukan Sampai Kelurahan (SI LANDAK) diluncurkan Pemerintah Kota Magelang dalam Forum Konsultasi Publik Peningkatan Pelayanan Administrasi Kependudukan di Pendapa  Pengabdian, Selasa (7/7).

 

Program SI LANDAK yang digagas Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) itu, menghadirkan layanan administrasi kependudukan hingga tingkat kelurahan.

 

Masyarakat dapat mengurus berbagai dokumen kependudukan lebih dekat, cepat, mudah dan terintegrasi, tanpa harus datang ke Kantor Disdukcapil atau Mal Pelayanan Publik (MPP).

 

Sekretaris Disdukcapil Kota Magelang, Trustiariningsih, menjelaskan, tujuan SI LANDAK adalah mewujudkan pelayanan administrasi kependudukan yang cepat, akurat, dekat dengan masyarakat, dan terintegrasi penuh dari Disdukcapil hingga kelurahan, sekaligus didukung sistem digital yang aman dan real time.

 

Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan perjanjian kerja sama antara Disdukcapil dengan tiga kecamatan dan 17 kelurahan sebagai pelaksana SI LANDAK, serta kerja sama dengan BKPSDM Kota Magelang melalui inovasi Ketan Panis (Pelayanan KK dan KTP-El untuk pensiunan Pegawai Negeri Sipil).

 

Wali Kota Magelang, Damar Prasetyono, menegaskan pelayanan publik merupakan wajah pemerintah yang paling dirasakan masyarakat.

 

Karena itu, seluruh jajaran diminta memastikan implementasi SI LANDAK berjalan sesuai regulasi dan bebas dari praktik percaloan maupun pungutan liar.

 

“Semangat yang kita bangun melalui SI LANDAK adalah No Ribet, No Calo, Nol Rupiah dan Nol Kilometer. Pelayanan harus mudah, transparan, bebas biaya, dan semakin dekat dengan masyarakat,” tegasnya.

 

Ia juga meminta Disdukcapil memastikan kesiapan infrastruktur teknologi informasi di seluruh kelurahan, sementara camat dan lurah diminta memperkuat koordinasi, menyiapkan sumber daya manusia, serta aktif menyosialisasikan layanan kepada masyarakat.

 

Menurut Damar, keberhasilan SI LANDAK tidak hanya ditentukan oleh sistem, tetapi juga komitmen seluruh pemangku kepentingan untuk memberikan pelayanan yang cepat, tepat, akurat, ramah dan berkelanjutan.

 

“Kami ingin tidak ada lagi warga yang merasa jauh atau kesulitan, hanya untuk mengurus dokumen kependudukan,” ucapnya.

 

Lebih lanjut, Kepala Disdukcapil Kota Magelang Sri Mulatsih menjelaskan, berbagai manfaat SI LANDAK. Selain menghemat waktu, biaya dan tenaga, aplikasi tersebut dapat meningkatkan literasi digital dalam pelayaan publik.

 

“Harapannya, dengan implementasi SI LANDAK cakupan kepemilikan adminduk termutakhir dapat terus meningkat. Layanan ini juga inklusif untuk masyarakat rentan, di mana pelayanan dilakukan jemput bola di tempat tinggal peduduk,” tuturnya.(Prokompimkotamgl)