blank
Anggota DPRD Jateng Saiful Hadi dan Kabid Tanaman Pangan Dinas Pertanian dan Pangan Kebumen Sus Agus Sutirto bersama kelompok tani pada sosialisasi bantuan pupuk cair, Rabu 4/6.(Foto:SB/Komper Wardopo)

KEBUMEN (SUARABARU.ID) – DPRD Provinsi Jateng memfasilitasi bantuan pupuk hayati cair kepada 20 kelompok tani di Kabupaten Kebumen.

Sosialisasi penggunaan pupuk hayati cair Biogen kepada 20 kelompok tani itu berlangsung di Aula Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kebumen, Jalan Ronggowarsito, Pejagoan, Rabu (4/6). Acara dihadiri oleh anggota Komisi B DPRD Jateng Saiful Hadi yang mewakili Ketua DPRD Jateng Sumanto.

Materi penggunaan pupuk Biogen hayati cair untuk tanaman pertanian, utamanya padi, diberikan oleh Aji Suryo Jatmiko dari PT Indoraya Mitra Persada 168 Sleman, Yogyakarta.

Acara dibuka oleh Kepala Bidang (Kabid) Tanaman Pangan dan Holtikultura Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kebumen Sus Agus Sutirto, diikuti para ketua dan pengurus kelompok tani dari Kecamatan Bonorowo, Mirit, Ambal, Buluspesantren, Rowokele, Buayan dan Puring.

Kabid Tanaman Pangan dan Holtikutultura Dinas Pertanian dan Pangan Sus Agus Sutirto menyatakan, 20 kelompok tani  ini terpilih dari sekitar 2.000 kelompok tani di daerahnya yang menerima bantuan pupuk hayati cair. Bantuan pupuk ini diharapkan semakin meningkatkan produksi padi para petani guna mendukung cadangan pangan di daerah.

Menurut Sus Agus, pada musim tanam I area tanaman padi di Kebumen seluas 34.00 hektare (ha). Sedangkan jumlah luas tanaman padi sekitar 75.000 ha per tahun. Tiap hektare lahan menghasilkan  sekitar 6 ton gabah kering panen. Dengan demikian panen padi  di Kebumen setiap tahun mencapai 400.000 ton.

“Dengan asumsi konsumsi setiap orang 2 ons beras per hari dikalikan 1,5 juta maka dari luasan tanaman padi itu kita bisa bersasembada pangan. Karena produksi padi kita rata-rata bisa 400.000 ton gabah kering panen,”tandas Sus Agus.

blank
Anggota Komisi B DPRD Jateng Saiful Hadi memberi sambutan pada sosialisasi penggunaan pupuk cair di Dinas Pertanian dan Pangan Kebumen, Rabu 4/6.(Foto:SB/Komper Wardopo)

Anggota Komisi B DPRD Provinsi Jateng Saiful Hadi menyatakan, dirinya ditugasi oleh Ketua DPRD Jateng Sumanto yang juga Sekretaris DPD PDIP Jateng agar bisa mendampingi sosialisasi penggunaan pupuk hayati cair Biogen tersebut.

Sesuai arahan Ketua DPRD Jateng, pihaknya berkomitmen mengurangi penggunaan pupuk kimia dan lebih meningkatkan penggunaan pupuk organik  seperti halnya pupuk hayati cair.

Peningkatan Produksi Pangan

Menurut Saiful Hadi, Sekretaris PDIP Jateng yang juga Ketua DPRD Jateng melihat pentingnya  peningkatan produksi pangan dan membantu petani memenuhi kebutuhan pupuk sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap pupuk kimia. Maka Sumanto memiliki kepedulian membantu pupuk hayati di Kebumen, Karanganyar dan Klaten.

“Ini wujud kepedulian pak Haji Sumanto sebagai ketua DPRD Jateng terhadap kegelisahan petani untuk mendapatkan pupuk sehingga mengalokasikan aspirasinya membantu pupuk kepada petani di Kebumen,”tandas Saiful Hadi.

blank
Saiful Hadi, anggota DPRD Jateng yang juga Ketua DPC PDIP Kebumen, Rabu 4/6.(Foto:SB/Komper Wardopo

Saiful Hadi menyatakan, setelah pupuk diaplikasikan petani maka akan dievaluasi. Jika hasilnya baik maka kemungkinan alokasi bantuannya akan ditambah. Selain dari Ketua DPRD Jateng, dirinya sebagai wakil rakyat DPRD Jateng juga akan mengalokasikan aspirasi kepada para petani Kebumen.

Bahkan Saiful Hadi yang selama ini peduli pada peternak dan pencari rumput, serta menjadi sahabat seniman ebeg, dirinya kini juga bertekad menjadi pejuang tani. Mengingat, bantuan pertanian seperti pupuk dan benih itu bisa dinikmati langsung oleh para petani.

”Bisa jadi nanti kami juga alokasikan bantuan pupuk atau benih dan alat pertanian kepada petani sehingga Saiful Hadi selain bolone tukang ngarit dan tukang mendem ebeg, juga bolone kadang tani,”tandas politisi yang juga Ketua DPC PDIP Kebumen itu.

Sementara itu Taufiqurohman dari Kelompok Tani Sido Basuki Desa Jatiluhur Kecamatan Rowokele mengaku senang atas bantuan pupuk nonkimia dari DPRD Jateng melalui Pemerintah Provinsi Jateng dan Dinas Pertanian dan Pangan Kebumen.

”Kami sangat senang atas bantuan pupuk cair ini dan semoga bisa meningkatkan hasil panen kami serta bisa mengurangi penggunaan pupuk kimia,”tandas Taufiqurohman.

Hal senada diungkapkan Wasirun, dari Kelompok Tani Sari Tani Desa Purwosari Puring. Dia juga mengusulkan kepada DPRD Jateng dan Pemprov Jateng agar bisa membantu alat tanam. Sebab saat ini lahan pertanian di daerahnya sudah rusak akibat pupuk kimia. Sedangkna buruh tanam semakin langka.

“Kami antre satu sampai dua minggu untuk tanam padi sehingga mohon agar kelompk tani dibantu alat tanam. Terkait bantuan pupuk cair ini kami senang dan semoga bisa  meningkatkan produksi padi di daerah kami,”ucap Wasirun.

Komper Wardopo