blank
Kawasan dataran tinggi Dieng kini ditetapkan sebagai Geopark Nasional dari Kementerian ESDM RI. Foto : SB/Dok Diskominfo

Selain geologi, kata Afif, Dieng juga kaya akan biodiversitas khas dataran tinggi. Keanekaragaman flora dan fauna di kawasan ini memperkuat peran geopark sebagai ekosistem yang harus dijaga keberlanjutannya. Baik melalui konservasi alam maupun budidaya berkelanjutan oleh masyarakat.

“Tak sebatas itu, budaya Dieng juga menjadi denyut kehidupan masyarakat setempat yang telah berlangsung sejak ribuan tahun lalu. Tradisi seperti Ruwatan Rambut Gimbal tidak hanya menjadi daya tarik wisata. Tapi juga menyimpan nilai-nilai spiritual dan kearifan lokal yang telah diwariskan lintas generasi,” terangnya.

Ditambahkan, Geopark Nasional Dieng tidak hanya menjadi pengakuan atas kekayaan geologi, biodiversitas dan budaya. Pengakuan kawasan Dieng sebagai Geopark Nasional kian membuat posisi Dieng tambah kuat dan menarik.

“Tapi juga menjadi peluang strategis untuk memperkuat ekonomi lokal melalui pengembangan destinasi edukatif dan konservatif. Seperti Kebun Teh Tambi, PT Geo Dipa Energi, sektor pertanian dan UMKM khas pegunungan Dieng,” imbuhnya.

Muharno Zarka