SEMARANG (SUARABARU.ID) – Akibat hujan lebat tiga hari berturut-turut ditambah dengan air pasang, tanggul dam pos 1 sekitaran kantor Kepanduan Pelabuhan Tanjung Emas Semarang jebol.
Akibat dari jebolnya tanggul tersebut menyebabkan air laut masuk ke daratan menggenangi area pelabuhan sekitaran area dermaga bongkar muat bahkan hingga sampai melimpas ke pemukiman warga sekitar pelabuhan.
“Jebolnya sekitaran pukul 15.00 WIB, yang jebol yang di depan PT Koja Bahari hingga airnya setinggi kurang lebih 50 cm. Sebenarnya sudah sejak dua hari lalu pas hujan lebat tanggulnya sudah merembes limpasan airnya, lha pas akhirnya jebol ya tadi itu,” kata Sunarto, salah satu warga Kelurahan Tawang, Tanjung Emas, Jumat 23 Mei 2025.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Semarang, Iswar Aminuddin, bersama Camat Semarang Utara, Danramil 03, dan Kapolsek Semarang Utara terkait kejadian tanggul jebol tersebut langsung melakukan peninjauan ke lokasi kejadian.
“Tadi langsung kita koordinasi dengan Pelindo untuk penanganannya, untuk sementara ini sudah ditanggul dengan sandbag dan kontainer. Ini biar banjirnya tidak terus meluber ke rumah-rumah warga sekitar,” kata Iswar.
Terpisah, Hardianto selaku General Manager Pelindo Cabang Tanjung Emas, menyampaikan, pihaknya kini memprioritaskan keselamatan seluruh pekerja dan pihak yang berada di kawasan pelabuhan.
“Kami telah melakukan evakuasi terhadap para pekerja yang berada di lokasi kejadian dan memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden ini,” kata Hardianto.
Selain itu, tim tanggap darurat Pelindo bekerja menyiapkan langkah-langkah mitigasi awal, termasuk pengamanan area terdampak, serta pemasangan penghalang sementara untuk mengendalikan aliran air.
“Dengan melokalisasi penyebaran air menggunakan sandbag dan kontainer di area terdampak. Penutupan pagar panel block yang jebol akan dilakukan secepatnya, seiring dengan surutnya pasang air laut,” katanya.
Dia memastikan aktivitas bongkar muat barang dan pelayanan penumpang di Pelabuhan Tanjung Emas saat ini masih berjalan normal tanpa kendala.
“Kami akan terus memberikan informasi terbaru kepada publik seiring perkembangan situasi. Pelindo berkomitmen penuh terhadap keselamatan dan kelancaran operasional pelabuhan serta terus bersinergi dengan seluruh pihak dalam proses penanganan insiden ini,” pungkasnya.
Hery Priyono













