blank
Dokter RSUD Soediran Mangun Sumarso Wonogiri bersama petugas, melakukan pemeriksaan pada tubuh pria yang ditemukan meninggal di kios pasar darurat.(Dok.Humas Polres Wonogiri)

WONOGIRI (SUARABARU.ID) – Seorang pria, Kamis sore (9/7/26), ditemukan meninggal di kios pasar darurat Kota Wonogiri. Temuan ini, menghebohkan masyarakat dan menjadi bahan perbincangan masyarakat, serta viral setelah diunggah di jejaring media sosial (Medsos).

Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo dan Kapolsek Wonogiri Kota Iptu Pradana Dwi Atmaja melalui Kasi Humas Polres AKP Anom Prabowo, menyatakan, pria berinisial M (66) tersebut adalah warga Lingkungan Sukorejo, Kelurahan Giritirto, Kecamatan Wonogiri, Kabupaten Wonogiri. Pria kelahiran Wonogiri Tanggal 4 Maret 1960 tersebut, ditemukan meninggal Pukul 15.30 oleh warga yang sedang berada di sekitar lokasi.

Saat ditemukan, korban terlihat duduk dengan posisi kepala tertunduk dan tubuhnya bersandar pada dinding kios pasar darurat. Setelah didekati, korban ternyata sudah tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan. Kejadian itu, kemudian segera dilaporkan ke Polsek Wonogiri Kota.

Menerima laporan, personel Polsek Wonogiri Kota bersama Tim Identifikasi Polres Wonogiri dan Tim Medis dari RSUD Wonogiri, segera mendatangi lokasi untuk melakukan evakuasi dan penanganan di tempat kejadian perkara (TKP).

Korban selanjutnya dibawa ke RSUD Dokter Soediran Mangun Sumarso Wonogiri, untuk dilakukan pemeriksaan secara medis. Hasil pemeriksaan oleh dokter, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Korban, diduga meninggal dunia akibat serangan jantung.

Keterangan dari pihak keluarga ke petugas, menyebutkan, korban memang memiliki riwayat penyakit jantung yang telah diderita sejak lama, dan beberapa kali menjalani perawatan di rumah sakit. Bersamaan itu, petugas juga meminta keterangan dari saksi dan menyampaikan informasi ini ke pihak keluarga.

Kepada petugas, pihak keluarga menyatakan tidak bersedia jenasah korban dioutopsi, dan dapat menerima itu sebagai musibah. Karena itu, setelah selesai diperiksa oleh tim medis, jenazah korban diserahkan ke pihak keluarga untuk proses pemakaman.(Bambang Pur)