BLORA (SUARABARU.ID) — Kodim 0721/Blora mengadakan latihan menembak senjata ringan (Latbakjatri) yang dilaksanakan selama tiga hari, yakni pada Selasa 20 Mei 2025 hingga Kamis, 22 Mei 2025, melibatkan seluruh personel Kodim 0721/Blora.
Latbakjatri Triwulan II Tahun Anggaran 2025, Kodim 0721/Blora digelar di lapangan tembak Baladewa Yonif 410/Alugoro, Kelurahan Bangkle, Kecamatan Blora, Kabupaten Blora Jawa Tengah.
Kasdim 0721/Blora, Mayor Inf Bani, menjelaskan bahwa kemampuan menembak merupakan keterampilan penting dan waajib dimiliki setiap prajurit TNI AD, hal itu disampaikannya saat kegiatan Latbakjatri tersebut.
“Latihan ini merupakan bagian dari upaya pemeliharaan kemampuan dasar prajurit dalam hal menembak. Keterampilan ini sangat krusial untuk mendukung pelaksanaan tugas pokok ke depan,” ujar Mayor Inf Bani kepada suarabaru.id Rabu 21 Mei 2025.
Kasdim 0721/Blora menegaskan pentingnya disiplin dalam menjalankan prosedur latihan serta memprioritaskan faktor keamanan.
“Kepada seluruh peserta latihan, saya tekankan untuk selalu mengikuti prosedur menembak yang berlaku dan mengutamakan keselamatan, baik bagi personel maupun perlengkapan. Ikuti arahan dari koordinator latihan secara disiplin,” tegas Kasdim 0721/Blora.
Mayor Inf Bani mengingatkan agar latihan menembak senjata ringan ini, tidak dianggap sebagai kegiatan rutin semata. “Laksanakan dengan sungguh-sungguh, jangan asal lewat saja. Dengan keseriusan, latihan akan memberikan hasil optimal,” imbuh Kasdim 0721/Blora.
Sementara itu, Komandan Latbakjatri Kodim 0721/Blora, Kapten Inf Munawar menyampaikan bahwa aspek keselamatan dalam penggunaan amunisi tajam sebagai prioritas utama.
“Keselamatan adalah prioritas utama dalam setiap latihan. Hindari segala bentuk kelalaian yang bisa menimbulkan kerugian, baik personel maupun materiil,” jelas Kapten Inf Munawar, saat apel pengecekan personel pelaku dan penyelenggara latihan.
Kapten Inf Munawar mengajak seluruh peserta untuk memanfaatkan momen latihan ini secara maksimal. “Gunakan kesempatan ini dengan serius agar hasil yang diperoleh optimal dan latihan dapat berjalan lancar tanpa hambatan berarti,” tandas Kapten Inf Munawar.
Kudnadi Saputro













