blank
Bupati Setyo Sukarno (berpeci) didampingi Wakil Bupati Imron Rizkyarno, berbincang-bincang dengan pelaku UMKM yang membuka stand di Wonogiri Expo.(Dok.Prokopim Wonogiri)
WONOGIRI (SUARABARU.ID) – Wonogiri Expo digelar dalam kemasan ‘Nikmati lezatnya menu kuliner dan irama laras sajian musiknya.’ Event ini, bertempat di Alun-alun Giri Krida Bakti depan Kantor Bupati Wonogiri. Dibuka resmi oleh Bupati Wonogiri Setyo Sukarno, Kamis (15/5).

Bagian Prokopim Pemkab Wonogiri, mengabarkan, Wonogiri Expo merupakan pameran aneka produk potensi lokal dan beragam kuliner, berlangsung selama tiga hari sampai dengan Sabtu besok (17/5). Event ini disajikan dalam rangkaian untuk memeriahkan peringatan Hari Jadi Wonogiri Ke-284 Tahun 2025.

Di tempat pameran, disajikan hiburan panggung musik beragam genre secara live. Ini bagai memanjakan pengunjungnya, untuk datang menikmati lezatnya aneka menu kuliner di sejumlah stand yang tersedia, dan sekaligus menikmati irama laras hiburan musik secara live.

Pembukaan event ini, sedianya dilaksanakan Rabu (14/5/25). Tapi acara grand opening seremoninya sempat tertunda satu hari dikarenakan rumah tempat gelaran expo roboh diterjang angin hujan dan kemudian langsung dilakukan perbaikan.

Ikut hadir dalam acara pembukaan, Bupati Setyo dan Wakil Bupati Imron Rizkyarno bersama jajaran Forkompimda dan para Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Bupati minta, melalui Wonogiri Expo ini, para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dapat mempromosikan beragam produknya ke publik. Tujuannya, agar makin membuka kesempatan dalam memperluas jangkauan pemasarannya.

Langkah ini, sinergi dengan program ekonomi kreatif, yang harapannya bisa memberikan dampak ke pelaku UMKM, agar dapat berinovasi untuk memperluas pemasaran produknya.

Wonogiri Expo yang digelar dalam rangka memeriahkan peringatan Hari Jadi Ke-284 Kabupaten Wonogiri ini, memarkan aneka produk unggulan. Diikuti oleh sebanyak 60 stand umum dan 90 pelaku UMKM.  Melalui gelaran ini, diharapkan makin membuka ruang berusaha dan meningkatkan perekonomian Wonogiri.

Ekspor

“Melihat potensi yang ada, sangat terbuka peluang pengembangan UMKM di Wonogiri. Dengan adanya perkembangan teknologi, pemasaran produk juga harus mengikutinya,” ujar Bupati Wonogiri Setyo Sukarno.

Bupati menyatakan, pemerintah melalui dinas terkait, siap memberikan pebimbingan kepada pelaku UMKM untuk menggapai kemajuan dalam berusaha. Tujuannya, agar nilai produk lokal yang dihasilkan para pelaku UMKM dapat lebih berkualitas, dan menjadi komoditas yang menarik masyarakat konsumen.

Sebagaimana pada UMKM perajin bambu di Kecamatan Giritontro misalnya, pernah diberikan pembimbingan dalam rangka meningkatkan kualitas produk kekinian yang diminati pasar. Yakni untuk menciptakan komoditas yang menarik. Hasilnya, produk mereka mampu menjadi komoditas ekspor dan membuka peluang baru untuk mengangkat perekonomian Wonogiri.

Di stand-stand gelaran Wonogiri Expo, dipamerkan aneka produk kerajinan, hasil pertanian dan perkebunan, beragam industri olahan makanan dan bermacam jenis kuliner. Baik kuliner menu tradisional dan yang modern.

Bupati Setyo Sukarno, mendorong kelompok masyarakat untuk berinisiatif menggelar event ekspo serupa, untuk menciptakan ruang ekonomi dan demi mendukung pengamabangan pelaku UMKM. Sebagai contoh, seperti di event mingguan CFD di Kota Wonogiri dan di CFD Kecamatan Giritontro. Atau seperti di gelaran Pasar Doplang di Kecamatan Slogohimo, Wonogiri, yang dikemas unik dan spesifik.

Menurut Bupati, langkah menciptakan event untuk membuka ruang ekonomi baru seperti itu, diperlukan sebagai langkah inovatif demi melahirkan peluang baru untuk memperluas pemasaran produk.(Bambang Pur)