blank
Wali kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, menyerahkan wayang sebelum dimulainya pentas wayang kulit dalam rangkaian Gelar Budaya Apitan di Lapangan Gedawang, Sabtu malam 10 Mei 2025. foto : humas

Rangkaian acara Apitan dimulai dengan berbagai macam kegiatan, mulai dari kerja bakti warga membersihkan lingkungan, dilanjutkan doa bersama di makam leluhur Eyang Giyanti Puro.

Acara berlanjut dengan pengajian umum, santunan kepada dhuafa dan anak yatim, hingga karnaval budaya dan lomba gunungan serta tumpeng antar-RW. Ribuan warga turut meramaikan kirab 10 gunungan hasil bumi yang kemudian diperebutkan sebagai simbol rasa syukur.

Gelar Budaya Apitan sendiri ditutup dengan pentas Campur Sari dan Wayang Kulit sebagai wujud nyata pelestarian budaya Kota Semarang di tengah perkembangan zaman.

Hery Priyono