blank
OJK Jateng menggelar kegiatan TOT bagi para guru se-Jateng DIY di kantor OJK Jateng. Foto : Humas

SEMARANG (SUARABARU.ID) – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jawa Tengah terus berupaya meningkatkan literasi keuangan masyarakat termasuk kepada para guru yang memiliki peran penting dalam memperkuat pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia.

Untuk mendukung upaya tersebut, OJK bersama Dinas Pendidikan dan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah dan DIY menggelar kegiatan Training of Trainers (ToT) kepada seluruh guru di Provinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional 2025 dan Bulan Literasi Keuangan dengan tema “Guru Tangguh, Pendidikan Tumbuh Menyongsong Jawa Tengah dan Jogjakarta Maju” di Kantor OJK Jateng.

Kepala OJK Provinsi Jawa Tengah, Hidayat Prabowo, mengatakan, berdasarkan hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) Tahun 2025 yang baru saja dirilis oleh OJK dan BPS, tingkat literasi keuangan di Indonesia mengalami peningkatan menjadi 66,46 persen, meskipun tingkat literasi keuangan pelajar dan mahasiswa lebih rendah yakni 61,76 persen.

“Di sinilah peran strategis para guru sangat diperlukan sebagai duta literasi keuangan, yang tidak hanya memahami pentingnya pengelolaan keuangan yang bijak, namun juga mampu menularkan pengetahuan tersebut kepada para siswa-siswa dan rekan sejawat,” kata Hidayat.

Hidayat juga mengajak para guru peserta kegiatan untuk memanfaatkan layanan keuangan secara bijak, mengenali risiko investasi ilegal, serta memahami perlindungan konsumen di sektor jasa keuangan sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan serta terhindar dari kejahatan digital di sektor keuangan.

Kegiatan dilaksanakan secara hybrid ini dihadiri oleh perwakilan Dinas Pendidikan dan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah serta 3.673 guru di wilayah Jawa Tengah dan DIY yang mengikuti secara luring dan daring.