SEMARANG (SUARABARU.ID) – Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah (Jateng), Mohammad Saleh, membawa aspirasi masyarakat dalam forum Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Jawa Tengah.
Mewakili Ketua DPRD Sumanto, Saleh menyampaikan pokok-pokok pikiran dewan yang berisi hasil serapan aspirasi masyarakat dalam forum Musrenbang di Gedung Gradhika Bhakti Praja Kota Semarang, Senin 5 Mei 2025.
Berdasarkan UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah dan Permendagri Nomor 86 Tahun 2017, Saleh mengatakan bahwa DPRD memiliki fungsi strategis dalam proses perencanaan pembangunan daerah.
Setelah menganalisa dokumen Rancangan RPJMD dan mencermati sejumlah isu strategis, DPRD Jawa Tengah memberikan tujuh catatan penting untuk memperkaya penyusunan rencana pembangunan daerah.
Pertama, penanggulangan kemiskinan dan pengangguran harus menjadi prioritas. Dia mendorong program intervensi kemiskinan Pemprov Jateng dilakukan bersifat lintas sektor, berbasis data mikro yang valid, dan melibatkan peran serta desa serta komunitas lokal.
Kualitas sumber daya manusia, terutama di bidang pendidikan dan kesehatan juga masih menjadi pekerjaan rumah. Pemerataan akses dan kualitas layanan pendidikan dasar hingga menengah, serta penguatan pendidikan vokasi, perlu ditingkatkan.













