Dihadapan para kader Partai Golkar se-Jawa Tengah, Bahlil menegaskan semboyan tagline partai ‘Suara Rakyat Suara Golkar’ harus benar-benar wajib dilaksanakan oleh para kader, baik yang ada di eksekutif maupun di legislatif.

“Contohnya misalnya ada usulan sumur-sumur minyak yang sudah tidak lagi difungsikan, bisa dikelola masyarakat. Ini nanti di Kementerian ESDM kita buatkan regulasinya. Ini merupakan bagian dari fungsi mendengar dan menjalankan kehendak masyarakat,” kata Bahlil yang juga menjabat sebagai Menteri ESDM RI ini.
Sementara itu, terkait dengan pelaksanaan Musda ke-11 Golkar Jateng tersebut, Ketua Panitia Ferry Wawan Cahyono mengatakan, sebanyak 1500 kader Partai Golkar hadir dari seluruh cabang hingga ranting partai se-Jateng.
“(Musda) ini juga jadi ajang kami saling silaturahmi sekaligus ngumpul membahas program-program kedepan. Harapannya dari Musda ini nanti akan ada beberapa rekomendasi yang kami sampaikan ke pemerintah sebagai bentuk kontribusi positif kami,” katanya.













