blank
Kapolres AKBP Jarot Sungkowo, Dandim 0728 Letkol (Inf) Edi Ristriyono, Bupati Setyo Sukarno dan Wakil Bupati Imron Rizkyarno (berdiri kedua, ketiga, keempat dan keenem dari kiri) foto bersama dengan Tim Baksos Puspotdirga TNI AU dan difabel.(Dok.Humas Polres Wonogiri)

WONOGIRI (SUARABARU.ID) – Bakti sosial (Baksos) dari Pusat Pembinaan Potensi Kedirgantaraan (Puspotdirga), digelar di Pendapa Kabupaten Wonogiri. Kegiatan yang dilaksanakan Sabtu (26/4/25) ini, dilakukan untuk memeriahkan HUT Ke-79 TNI Angkatan Udara (AU) Tahun 2025.

Hadir dalam acara ini, Bupati Wonogiri Setyo Sukarno, Wakil Bupati Imron Rizkyarno, Kapolres AKBP Jarot Sungkowo, Dandim 0728 Letkol (Inf) Edi Ristriyono beserta jajaran Forkopimda Kabupaten Wonogiri. Dalam kegiatan ini, Tim Baksos Puspotdirga TNI AU, memberikan pelayanan pemeriksaan dan pengobatan gratis kepada masyarakat. Termasuk pemeriksaan kesehatan kepada kaum difabel dan pemberian bantuan kursi roda.

HUT Ke-79 TNI AU tepatnya telah berlangsung Tanggal 9 April 2025 lalu. Peringatan HUT Tahun 2025 kali ini mengambil tema: “Dengan Semangat Swa Bhuwana Paksa, TNI Angkatan Udara Siap Menjaga Kedaulatan Udara Nasional untuk Mewujudkan Indonesia Maju.”

Kasi Humas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo, mengabarkan, sejak pagi warga dari berbagai kalangan berdatangan untuk memeriksakan kesehatannya. Senyum ramah Kapolres bersama Bupati, Wakil Bupati, Dandim, Sekda FX Pranata dan sejumlah pejabat, menyambut hangat setiap warga yang hadir, Ini menciptakan suasana akrab tanpa sekat antara pemimpin dan masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Wonogiri AKBP Jarot Sungkowo, menyampaikan tentang pentingnya membangun potensi kedirgantaraan. Yang ini dapat dimulai dari hal sederhana, salah satunya menjaga kesehatan masyarakat. Bakti sosial ini, bukan hanya soal kegiatan seremonial, tapi menjadi cerminan bagaimana pemerintah benar-benar hadir untuk masyarakat.

Bupati Wonogiri Setyo Sukarno juga menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak yang terlibat. Ia berharap kegiatan seperti ini, bisa menjadi jembatan untuk terus mempererat hubungan antara pemerintah, aparat, dan masyarakat.

Tak hanya pemeriksaan kesehatan, kegiatan ini juga dipenuhi canda tawa, sebagai cerminan semangat gotong-royong demi harapan bersama untuk mewujudkan masa depan yang lebih baik. Di tengah tantangan zaman, momen ini menjadi bukti nyata bahwa kehadiran negara untuk rakyat, tidak hanya dalam kata tetapi dalam tindakan nyata.(Bambang Pur)