blank
Bupati Grobogan Setyo Hadi memberikan sambutan pada acara Grobogan Berdzikir di Alun-Alun Purwodadi. Foto: Tya Wiedya

Anang menjelaskan, dalam kegiatan Grobogan Berdzikir tersebut terhitung data dari panitia penyelenggara ada sekitar 15 ribu jamaah yang hadir.

“Kami ucapkan terima kasih kepada panitia dan semua yang telah berpartisipasi atas suksesnya acara hari ini dan juga ragkaian acara hari jadi Grobogan ke 299 ini,” jelas Anang.

Sementara itu Bupati Grobogan, Setyo Hadi dalam sambutannya mengajak masyarakat Kabupaten Grobogan untuk mempererat silaturahmi persatuan, kesatuan dan rasa persaudaraan menjadi lebih kuat.

Sareng-sareng bangun Grobogan dengan semangat Nata Desa Bangun Kutha, kita wujudkan Grobogan yang maju, sejahtera dan berkelanjutan,” kata Setyo Hadi.

Setyo Hadi juga mengungkapkan Grobogan Berdzikir adalah agenda rutin dalam rangkaian peringatan Hari Jadi ke 299 Kabupaten Grobogan.

Menurutnya, kegiatan ini merupakan sebuah tradisi untuk mendoaan para leluhur yang telah mendahului. “Semoga kita diberikan keselamatan, kesejahteraan dan kemuliaan yang senantiasa tercurahkann kepada kita semua,” paparnya.

Apresiasi

Sementara itu Ketua Pengurus Pusat Jamaah Al Khidmah, KH Muhammad Uripan menyampaikan terima kasih kepada seluruh jamaah yang hadir di acara Grobogan Berdzikir ini, baik yang langsung di Alun Alun Purwodadi maupun streaming live.

“Kami tadi dikirimi screenshot oleh para jamaah dari Kuala Lumpur Malaysia, ada juga yang mengirimi gambar mengikuti majelis ini dari Taiwan,” jelas KH Muhammad Uipan.

Ia mengapresiasi seluruh pengurus jamaah Al Khidmah Grobogan dan mengakui bahwa dirinya kagum terhadap guyub, kompak dan kebersamaan para jamaah Al Khidmah Grobogan.

“Kami lihat kemarin saat haul akbar di Pondok Pesantren Aswaja Al Fitrah Surabaya. Hampir beberapa ratus bus yang hadir dari Grobogan khususnya, luar biasa,” ungkap KH Muhammad Uripan itu.

Tya Wiedya