GROBOGAN (SUAEABARU.ID) – Di tengah riuhnya tudingan miring terhadap instusi Polri, percayalah masih banyak polisi baik. Masih bvanyak di antara mereka yang mengabdi untuk negara dalam pelayanan keamanan dan ketertiban masyarakat, dengan ketulusannya.
Salah satunya dilakukan Brigpol Choirul Hakim, seorang Bhabinkamtibmas Polsek Grobogan, Polres Grobogan. Pada bulan Suci Ramadan ini, dia membantu seseorang yang mengalami gangguan kejiwaan di Desa Sumberjatipohon, Kecamatan Grobogan.
Sebelumnya dikabarkan di akun Facebook seorang warganet tentang adanya seorang pemuda yang linglung di kawasan Desa Sumberjatipohon, tepatnya di tanjakan Ringin.
“Barangkali ada yang mengenali anak ini dari pagi ditanya… keadaan linglung… tidak menjawab… posisi sekarang ada di tanjakan Ringin Desa Sumberjatipohon,” tulis akun Sutik Nyo dalam grup Facebook Info Grobogan, Kamis 6 Maret 2025.
Baca juga Negosiasi Gagal, Debt Collector Dihajar di Godong
Mendapatkan informasi tersebut, Brigpol Choirul Hakim mendatangi pemuda tersebut. Awalnya, kata Brigpol Choirul Hakim, pemuda ini tidak mau berkata sepatah kata pun.
“Hingga akhirnya saya belikan dia makan dan rokok, ya walaupun puasa. Tetapi saya yakin dia pasti lapar, maka saya berikan dia makan,” ujar Brigpol Choirul Hakim.
Saat mendapat makanan, pemuda tersebut terlihat lahap, namun tetap tidak mau berbicara. Hingga akhirnya, Brigpol Choirul Hakim berinisiatif memberikan kardus bekas dan balpoin yang ditulis nama, alamat, dan nama orang tua kandung.
“Pas saya kasih kardus bekas, saya kasih pertanyaan soal nama, alamat, nama orang tua kandung, ternyata dia bisa menulis. Memang tipenya diam,” ujar Brigpol Choirul Hakim.
Usai menuliskan jawaban dari pertanyaan tersebut, terungkap nama pemuda tersebut berinisial I. Ia juga menuliskan bahwa dirinya berasal dari Gedangalas dengan nama orang tua yang lengkap.
“Saya berpikir Gedangalas ini di Wirosari. Saya langsung kabari teman di Wirosari, ternyata tidak ada yang mengenali. Saya browsing lagi lewat HP, ternyata ketemu, Gedangalas itu di Kecamatan Gajah, Kabupaten Demak,” tambahnya.
Brigpol Choirul Hakim beberapa tahun lalu juga pernah membantu seorang ODGJ hingga bertemu kembali dengan keluarganya. Kali ini pun dia melakukan hal serupa. Dia kemudian mencari informasi kepada rekannya yang ada di Demak.
“Alhamdulilah, berkah Ramadan, anak ini akhirnya dijemput orang tuanya,” ujar Brigpol Choirul Hakim.
Naik Motor Tersesat
Dikisahkan Brigpol Choirul Hakim, pemuda tersebut berusia 27 tahun. Ia mengendarai sepeda motor bututnya, Honda C70 dari rumahnya di Kabupaten Demak, hingga tersesat di Kecamatan Grobogan.

Pihaknya menyebut, setelah bertemu dengan pemuda tersebut, kendaraan tidak bisa distarter lagi. Saat dicek, rupanya tangki bensin kosong.
“Ada kemungkinan dia ini tidak mau ngomong kalau bensinnya habis atau memang dia punya sifat pendiam, sehingga terlihat linglung. Tetapi, akhirnya sudah ketemu sama keluarganya,” tambahnya.
Dari penuturan ayah pemuda tersebut, kata Brigpol Choirul Hakim, sang anak biasa pergi dengan sepeda motornya setiap malam, sekitar pukul 21.00 WIB. Namun, ia selalu kembali lagi ke rumah.
Baru-baru ini, pemuda tersebut menghilang seharian dan akhirnya ditemukan di Desa Sumberjatipohon, Kecamatan Grobogan, Kabupaten Grobogan.
“Memang ada indikasi ke situ (gangguan jiwa) karena kata orang tuanya setiap malam sering teriak-teriak sendiri. Dari penuturan orang tuanya, setelah ini akan dibawa berobat, tidak tahu ke mana berobatnya, setahu saya akan dibawa ke pondok,” pungkas Brigpol Choirul Hakim.
Tya Wiedya













