Kemudian ketika dilakukan simulasi Alasan rakyat mau memilih. Muncul beberapa poin alasan memilih antara lain, perhatian pada rakyat sebesar 20,5 persen (Agustina 18,4% Yoyok 10,1%) berpengalaman memimpin 16,3 persen (Agustina 14,2% Yoyok 22,6%), sudah terbukti dengan kerja nyata 11,7 persen (Agustina 5,8% Yoyok 4,7%), dan seterusnya.

Dalam survei yang dilakukan pada periode 15-21 oktober dan 1 – 9 November, ditemukan angka statistik yang menunjukkan Yoyok – Joko Santoso mengalami tren penurunan (56,8% menjadi 39,5%) dan Agustina – Iswar menanjak 11,4 persen (33,8% menjadi 45,2%).

“Faktor penurunan Yoyok karena tidak linearnya basis pemilih partai koalisinya dan adanya masalah di PSIS yang kemudian membuat suporter PSIS memilih mendukung Agustina Iswar,” beber Darmawan.

Yang cukup membuka mata dari survei ini, untuk sebaran pemilih agama, dalam paparan tim survei AKSARA justru yang menarik malah umat Islam memilih Agustina Iswar dengan keunggulan angka sebesar 48,1 persen dibanding Yoyok Joko Santoso yang 39,1 persen.

Hery Priyono