blank
Ilustrasi penyakit Mpox. Foto: Pixabay

Pencegahan Mpox

Lindungi diri kamu dan orang-orang yang kamu sayangi dari risiko penularan Mpox dengan melakukan hal-hal seperti, melakukan vaksinasi terutama jika kamu belum pernah melakukan vaksinasi cacar sama sekali, atau setelah terpapar dengan orang atau lingkungan yang terkontaminasi mpox.

Selalu cuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau hand sanitizer, sebelum dan sesudah menyentuh barang atau beraktivitas. Selalu bersihkan barang-barang yang sering disentuh banyak orang dengan disinfektan. Gunakan masker jika berada di luar ruangan atau ruang publik.

Selain itu, masak daging hingga matang untuk mencegah kontaminasi virus. Hindari kontak langsung dengan hewan yang sedang sakit atau mendadak mati, serta orang yang mengalami gejala-gejala mpox. Hindari perilaku seksual yang berisiko, seperti berganti-ganti pasangan atau tanpa menggunakan pengaman (kondom), dan gunakan alat pelindung diri (PPE/Personal Protective Equipment) saat merawat penderita mpox.

Komplikasi Mpox

Waspadai potensi gejala Mpox atau cacar monyet menjadi lebih berat dan serius, bahkan komplikasi, yang dapat mengakibatkan kematian. Walaupun angka kematian karena Mpox, menurut data dari WHO, berkisar antara 0,1% hingga 10%.

Komplikasi dapat terjadi karena adanya penyakit penyerta, seperti HIV, gangguan imun atau autoimun, kekebalan tubuh yang lemah, atau kurangnya akses ke fasilitas pelayanan kesehatan. Komplikasi yang dapat berkembang antara lain infeksi bakteri parah dari luka di kulit, radang otot jantung (miokarditis), radang otak (ensefalitis), radang paru-paru (pneumonia), serta gangguan pada mata.

Segera periksa ke fasilitas pelayanan kesehatan, jika gejala Mpox tidak kunjung membaik atau bertambah parah, untuk mendapatkan saran dari petugas kesehatan.

Ning S