blank
Sejumlah pemain film Sekawan Limo menghadiri pemutaran premiere film di Kota Semarang, Minggu 7 Juli 2024. foto : hery priyono/sb.id

SEMARANG (SUARABARU.ID) – Film komedi horor terbaru persembahan Starvision dan Skak Studios yang disutradarai Bayu Skak, Sekawan Limo, akhirnya tayang di seluruh bioskop Indonesia di awal Juli 2024.

Sesuai dengan premisnya, Film Sekawan Limo ini membawa hiburan ringan yang meredakan stres kehidupan sekaligus mengajak penonton untuk berdamai dengan masa lalu mereka masing-masing.

Sekawan Limo menceritakan kisah Bagas, Lenni, Dicky, Juna, dan Andrew yang dipersatukan ketika mendaki Gunung Madyopuro. Sebelumnya, penjaga pos pendakian mewantiwanti kalau rombongan pendaki harus genap, dan dilarang menoleh ke belakang atau akan ada yang mengikuti. Namun, Mereka gagal mematuhi mitos, dan sepanjang perjalanan terus menerus dihantui oleh berbagai sosok gaib.

Setelah tersesat hingga malam 1 Suro, akhirnya mereka sadar kalau dari berlima salah satunya bukanlah manusia, dan mulai saling tuduh siapa yang sebenarnya hantu di antara mereka.

Film Sekawan Limo menjadi kolaborasi terbaru Bayu Skak dengan Starvision dan produser Chand Parwez Servia setelah kesuksesan waralaba film Yowis Ben. Uniknya, film Sekawan Limo sebagian dialognya menggunakan bahasa Jawa khas Jawa Timuran yang disertai subtitle bahasa Indonesia.

Film ini sendiri dibintangi oleh Bayu Skak, Nadya Arina, Keisya Levronka, Dono Pradana, Benidictus Siregar, Indra Pramujito, Firza Valaza, Devina Aureel, Cak Kartolo, Tini Kartolo, Tri Karnadinata, Beta Sofiansyah, Audya Ananta, Angie Williams, Sarah Tumiwa, Arif Alfiansyah, dan Cak Ukil.

Chand Parwez Servia mengungkapkan, Bayu Skak kembali membawa kesegaran humor ringan universal digabung dengan humor-humor khas Jawa Timuran dengan bumbu horor mitos pendakian gunung.

Menurutnya, cerita dari film Sekawan Limo ini menjadi sajian hiburan yang mampu membawa penonton rileks sejenak dari penatnya rutinitas.

“Bayu Skak kembali membawa film dengan sebagian dialog berbahasa Jawa dengan sentuhan berbeda dari sebelumnya. Kali ini, melalui Sekawan Limo ia ingin menawarkan genre komedi horor yang juga menyinggung soal mitos dalam dunia pendakian gunung di Jawa Timur. Semoga komedi kontemplatif ala Bayu Skak bisa menghibur penonton dan meringankan beban kehidupan atau beratnya rutinitas kita sehari-hari,” kata Chand Parwez.

Sutradara sekaligus pemeran Sekawan Limo, Bayu Skak, menambahkan, meski film ini memiliki unsur horor tapi horor yang dibawa bukanlah kengerian yang membuat merinding ataupun teror. Justru, horor di Sekawan Limo ini ingin ditertawakan dan menjadi hiburan penuh tawa.

Selain itu, melalui para karakter di film Sekawan Limo Bayu Skak juga mengungkapkan di film ini ia ingin mengajak penonton agar bisa berdamai dengan masa lalu mereka. Apa yang dibutuhkan adalah menghadapinya, alih-alih lari dan menghindar.

“Horornya tetap bikin tegang tapi enggak bikin capek pas nonton. Film Sekawan Limo ingin membawa hiburan ringan yang bisa bikin kita lupa sejenak sama beratnya kehidupan. Melalui film ini saya juga ingin mengajak penonton untuk bisa berdamai dengan masa lalu mereka, apa pun itu situasinya. Entah itu buruk, bahagia, semua ya dihadapi dan jangan menghindari. Itu juga yang akan ditunjukkan di film ini dari para karakternya,” kata Bayu.

Tak hanya itu saja, selain menyutradarai, Bayu Skak juga turut bermain dan mengisi lagu soundtrack film berjudul Gusti, Matur Nuwun.

Nadya Arina sebagai salah satu pemeran di film Sekawan Limo juga mengungkapkan dirinya sangat antusias dengan perilisan film terbarunya tersebut.

Menurutnya, film Sekawan Limo akan menjadi film komedi horor yang berbeda sekaligus relatable karena selain menggunakan dialog komedi khas Jawa Timuran, filmnya juga memiliki tema cerita seputar pendakian gunung yang sangat dekat dengan masyarakat Indonesia.

“Senang sekali aku bisa berada di antara Mas-Mas Jawa yang kocak semuanya. Karakterku memang enggak berdialog dengan bahasa Jawa tapi berada di lokasi syuting dengan mereka selalu membuatku tertawa. Jadi tentunya kekocakan Sekawan Limo juga akan relate dengan banyak penonton,” kata Nadya yang memerankan Lenni.

Hery Priyono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini