blank
Menpora Dito Ariotedjo memberi sambutan padapacuan kuda dl Ambal, didampingi Bupati Kebumen Arif Sugiyanto dan Wakil Bupati Ristawati Purwaningsih, Selasa 16/4.(Foto:SB/Kominfo Kbm)

KEBUMEN (SUARABARU.ID) – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo mengaku ketagihan menyaksikan lomba pacuan kuda tradisional  di lapangan Tegalrejo, Desa Ambalresmi, Kecamatan Ambal, Kebumen.

Pada Selasa (16/4) Ini kali kedua menteri asal Partai Golkar  itu hadir di even tersebut. Kedatangan Dito disambut hangat oleh Bupati Kebumen Arif Sugiyanto, Wakil Bupati Ristawati Purwaningsih, serta jajaran Forkopimda, dengan kereta kencana dan drum band.

Hadir pula tamu istimewa Bupati Kendal Dico M Ganinduto yang juga ikut menyaksikan lomba pacuan kuda tersebut di Desa Ambalresmi.

Menpora mengapresiasi lomba pacuan kuda di Kebumen. Ia merasa setiap tahun harus hadir mengikuti perlombaan ini. Sebab menurutnya lomba itu bukan saja menampilkan seni olahraga berkuda, tapi juga berbalut wisata budaya yang unik dan meriah.

“Jadi ini kedua kalinya saya datang ke acara pacuan kuda ini. Tahun lalu begitu saya diangkat jadi menteri, langsung datang ke sini. Memang sudah menjadi keharusan saya untuk datang ke sini setiap tahunnya,”ujar Menpora.

blank
Suasana pacuan kuda di Desa Ambalresmi Kecamatan Ambal Kebumen Selasa 16/4.(Foto:SB/Kominfo Kbm)

Dengan merebutkan Piala Menpora, acara ini kata Dito, sudah bisa disebut sebagai even nasional. Ia berharap lomba pacuan kuda di Kebumen menjadi pioner untuk bisa dilaksanakan di tempat-tempat lain. Terlebih dirinya mengetahui lomba pacuan kuda di Ambal Kebumen sudah melegenda.

“Kami mendorong acara ini bisa diselenggarakan di berbagai daerah, dan pionernya Kebumen,”imbuhnya.

Guna mendukung kegiatan tersebut, pihaknya memberikan piala dan uang pembinaan. Ia pun meminta Bupati untuk segera mengajukan proposal pembangunan area pacuan kuda di Kebumen agar lebih modern. Sebab, ia melihat saat ini masih cukup sederhana.

“Untuk pembangunan arena sebenarnya tahun lalu sudah menyampaikan. Saya harap Bapak Bupati bisa mengeksekusi mengajukan proposal ke Kementerian agar bisa dibangun, saya kira peluangnya besar, sehingga di Kebumen nantinya bisa memiliki arena pacuan kuda yang repesentatif,”ucapnya.

Menpora memberikan pialanya kepada Duta Soraya kuda asal Kebumen milik  Okky Irvina Safitri dengan Joki Marcel Singal, untuk kategori  Juara 1 Kelas 2000 M. Pemenang juga memperoleh uang pembinaan sebesar Rp 11 juta.

Sementara itu, Bupati Kebumen Arif Sugiyanto menyampaikan terima kasih atas kehadiran Menpora. Menurut penuturan  Bupati, yang pasti kegiatan ini menjadi bukti bahwa Kebumen memiliki banyak hal yang bisa menjadikan daya tarik masyarakat luar datang ke daerahnya.

“Ini terbukti pancuan kuda pesertanya bukan hanya dari Kebumen tapi juga banyak dari luar daerah. Ada dari Kalimantan Selatan, Sulawesi, Yogyakarta, Bandung, dan Tasikmalaya. Dengan kegiatan semacam ini, maka Kebumen semakin dikenal banyak orang, dan ekonominya semakin maju,”ujar Arif Sugiyanto.

Lomba pacuan kuda di Ambal itu rutin diadakan setiap tahun. Tepatnya satu minggu setelah Lebaran Idul Fitri. Kelas yang dilombakan diantaranya ada Kelas A Sprint, Kelas Terbuka 2000, Kelas B, Kelas C Panjang dan Kelas C Sprint.

Selain itu juga Kelas D Utama, Kelas D Madya, Kelas E, Kelas F, Kelas G, Kelas H, Kelas I dan Kelas J. Kemudian, Kelas Lokal A dan B, Kelas Lokal Tradisional A dan B, Kelas Calon Derbi (kuda muda), Kelas Pemula Perdana Kecil dan Besar.

Komper Wardopo