blank
PAC IPNU IPPNU Wadaslintang, Wonosobo, mengadakan sarasehan dan buka bersama, Minggu 7/4.(Foto:SB/IPNU Wadaslintang)

WONOSOBO (SUARABARU.ID) – Pengurus Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Wadaslintang, Kecamatan Wonosobo, menggelar Sarasehan dan Buka Bersama, Minggu (7/4).

Sarasehan dengan tema “Memori Menguatkan Silaturahmi Menuju Organisasi yang Solid dan Bersinergi” itu berlangsung di MWC NU Wadaslintang.

Acara dihadiri Ketua Tanfidziah MWC NU Wadaslintang, Kiai Solikhan, Pembina Wakhid Setiawan, para demisioner Ketua PAC IPNU IPPNU Wadaslintang, serta para pengurus ranting.

Ketua PAC IPNU Wadaslintang Romadhon menyampaikan, acara tersebut untuk menyatukan kader di dalam organisasi sehingga terbentuk organisasi yang semakin tertata dan profesional.

“Dengan acara ini kita berharap lebih membuka wawasan tentang bagaimana menjalankan organisasi dengan baik,”ucap Rimadlon.

blank
Peserta sarasehan PAC IPNU IPPNU Wadaslintang, Wonosobo, berdiri menyanyikan Ya Lal Wathon, Minggu 7/4.(Footo:SB/IPNU Wadaslintang)

Pihaknya berhara melali sarasehan lebih membuka wawasan tentang bagaimana menjalankan organisasi dengan baik kini dan yang akan datang.

Pembina Wakhid Setiawan menyampaikan bahwa ketika menelisik perjalanan IPNU IPPNU sudah usia 70 tahun, organisasi ini telah mulai mapan sebagaimana menjalankan AD/ART.

“Nanti ketua demisioner kalian, akan menceritakan sejarah perjuangan masa lalu. Ingat pesan Bung Karno Jas merah, yakni jangan sekali-kali melupakan sejarah,”pinta Wakhid.

Menurut Wakhid, menengok kebelakang, perlu untuk menambah spirit organisasi. Meski demikian, jangan menengok ke belakang secara terus menerus, nanti tidak bergerak ke depan.

Ketua Tanfidziah MWC NU Wadaslintang Kiai Solikhan bersyukur aktivias IPNU IPPNU bisa berkumpul di sini.  Para aktivis muda IPNU IPPNU adalah penerus di dalam organisasi yang kita cintai yakni organisasi Nahdlatul Ulama.

“Setelah saya amati pengurus IPNU IPPNU itu sangat baik, dan terus berkembang dari generasi ke generasi sungguh luar biasa, masih bisa menjalankan amanah organisasi,”jelas Kiai Solikhan.

Pihaknya berharap, berkat doa dan harpan dari pembina, pengurus IPNU IPPNU hari ini nantinya ke depan bisa menjadi pengurus NU yang lebih baik dan berkualitas.

Komper Wardopo