blank
Stafsus Menag Bidang Media dan Komunikasi Publik, Wibowo Prasetyo, saat memberikan materi pada kegiatan Humas Gathering dan Capacity Building, yang diselenggarakan Kanwil Kemenag Jateng, di Magelang, Sabtu (2/12/2023). Foto: riyan

MAGELANG (SUARABARU.ID)– Tujuh program prioritas Kementerian Agama RI, yang meliputi, Penguatan Moderasi Beragama, Transformasi Digital, Revitalisasi KUA, Kemandirian Pesantren, Cyber Islamic University (CIU), Religiosity Index, dan Tahun Kerukunan Umat Beragama, sudah berjalan baik.

Hal itu seperti yang disampaikan Staf Khusus Menteri Agama RI Bidang Media dan Komunikasi Publik, Wibowo Prasetyo, pada kegiatan Humas Gathering dan Capacity Building, yang diselenggarakan Kanwil Kemenag Jateng, di Magelang, Sabtu (2/12/2023).

”Alhamdulillah, program prioritas Menag Gus Men (Yaqut Cholil Qoumas-red) berjalan baik. Ini bisa kita lihat dan rasakan bersama,” kata Wibowo dalam keterangannya, pada kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, Jumat-Minggu (1-3/12/2023), dan diikuti ASN humas dari 35 Kantor Kemenag se-Jateng, dan sejumlah awak media.

BACA JUGA: Tindak Lanjut Kasus Tambak Udang Karimunjawa, Hari Ini Tim Penyidik dan Tim Ahli ke Karimunjawa

Hadir pada acara itu, Kepala Biro Hubungan Masyarakat Data dan Informasi (HDI) Kemenag Akhmad Fauzin, Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Jateng H Fitriyanto SAg MPd I

Menurut Wibowo, seiring berjalannya proses reformasi birokrasi, tata kelola Kemenag makin efektif. Manajemen pengelolaan keterbukaan informasi juga semakin baik. Terbukti, Kemenag mendapat banyak penghargaan dari sejumlah lembaga.

”Kemenag telah mendapat penghargaan terkait transformasi digital dari detik.com. Bahkan, belum lama ini, Menag Yaqut Cholil Qoumas didaulat sebagai tokoh inspiratif transformasi digital dari media Gatra,” terangnya.

BACA JUGA: Decomus dan Himmatisi USM Gelar Kompetisi Inovasi Teknologi

Upaya Kemenag dalam transformasi digital, imbuhnya, dilakukan dengan mengintegrasikan layanan dalam satu aplikasi, yakni Pusaka Kemenag SuperApp. Dia berharap, nantinya tidak ada lagi transaksi layanan tatap muka. Hal ini akan menghindari potensi tindakan penyelewengan.

Pihaknya selanjutnya mengajak kepada semua humas Kantor Kemenag Kota/Kabupaten, untuk terus meningkatkan kapasitas diri, mau bekerja keras dan menjalin komunikasi serta melakukan kerja sama dengan media massa.

”Kami di pusat terus berusaha membangun hubungan dan kerja sama yang baik dengan media massa. Sahabat-sahabat di Kantor Kemenag Kota/Kabupaten juga demikian, mau bekerja sama membangun relasi dengan wartawan setempat,” pungkasnya.

Tampil sebagai pemateri lainnya dalam acara itu yakni, Kepala Biro Hubungan Masyarakat, Data dan Informasi (HDI) Kementerian Agama RI Akhmad Fauzin, serta praktisi media EYS Hermansyah dan Bambang Iss Wiryo, yang menyampaikan materi Pelatihan Videografi dan Penulisan Naskah Jurnalistik.

Riyan