blank
REKOR - Piagam Rekor MURI diserahkan Perwakilan MURI Semarang Sri Widayati kepada Pj Bupati Brebes Urip Sihabudin. (Foto: Istimewa)

BREBES (SUARABARU.ID) – Memeriahkan Hari Guru Nasional Tahun 2023 dan HUT ke-78 PGRI tingkat Kabupaten Brebes, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dindikpora) Brebes, menggelar lomba seni kolase. Lomba ini berhasil memecahkan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI), kategori peserta terbanyak yang mencapai 33.887 siswa Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yakni anak Taman Kanak-kanak (TK) dan Kelompok Bermain (KB). Capaian tersebut didapat dari gelaran masal serentak di 17 titik, atau di 17 kecamatan se Kabupaten Brebes, Sabtu (25/11/2023).

Piagam Rekor MURI diserahkan Perwakilan MURI Semarang Sri Widayati kepada Pj Bupati Brebes Urip Sihabudin SH MH, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dindikpora) Kabupaten Brebes, Caridah MPd, dan Kabid Pembinaan Paud dan PNF Dindikpora Hendra Pradistyo, dipusatkan di halaman SMP Negeri 2 Jatibarang, Brebes. “Lomba menempel kolase oleh siswa PAUD terbanyak, dari hasil verifikasi yang telah dilakukan tim MURI, jumlah peserta mencapai 33.887 siswa,” ungkap Sri Widayati.

Ketua MURI Jaya Suprana mengesahkan, lomba menempel kolase oleh siswa Paud dan TK terbanyak, resmi tercatat di Museum Rekor Indonesia, sebagai rekor yang ke-11.415.

Menurut Widayati, Rekor MURI yang dipecahkan para siswa PAUD dan TK itu, diberikan sebagai persembahan pada para guru atas dedikasinya dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Karena Rekor MURI itu dipecahkan bertepatan dengan peringatan Hari Guru Nasional tahun 2023 di Kabupaten Brebes. “Kami dari MURI juga sangat mengapresiasi kegiatan ini. Apalagi, dipersembahkan para siswa bagi guru atas dedikasinya dalam mencerdaskan kehidupan bangsa,” jelas Sri Widayati.

Pj Bupati Brebes Urip Sihabudin SH MH didampingi Kepala Dindikpora Caridah mengatakan, kegiatan tersebut sebetulnya lebih banyak untuk membahagiakan anak-anak. Sekaligus untuk memeriahkan peringatan Hari Guru Nasional Atahun 2023.

Di sisi lain, menurut Urip, kegiatan tersebut bisa melatih anak-anak sejak dini untuk menghormati jasa para guru. Salah satunya, mengajak mereka berbahagia melalui lomba seni kolase, yang memang layak untuk anak-anak usia Paud dan TK.

“Lomba ini, juga bisa untuk mendidik anak-anak mulai berkompetisi sejak dini. Kami mengapresiasi atas kinerja HIMPAUDI dan IGTKI, yang telah bekerja mengajak anak-anak untuk memecahkan rekor MURI ini,” pungkasnya.

Sutrisno