blank
Sekretaris Jenderal Kemendagri, Dr. H. Suhajar Diantoro, M.Si dan Edy Sujatmiko, S.Sos, MM, MH

JEPARA (SUARABARU.ID) –  Sekda Jepara Edy Sujatmiko yang juga Ketua Forum Sekretaris Daerah Seluruh Indonesia (Forsesdasi) Wilayah Provinsi Jawa Tengah menjelaskan, dalam Rapat Kerja Nasional Forsesdasi  yang berlangsung di  Kota Padang, Sumatera Barat 19-21 Desember 2022, ada sejumlah isu aktual yang dibahas.

Rapat  Kerja Nasional yang berlangsung di Santika Primiere Hotel ini  diikuti oleh  para Sekda Provinsi, Kabupaten dan Kota ini dibuka oleh Sekretaris Jenderal Kemendagri, Dr. H. Suhajar Diantoro, M.Si mewakili Menteri Dalam Negeri.

blank
Edy Sujatmiko dan Kepala Biro Organisasi Setda Jateng Ikhwan Sudrajat dan sejumlah Sekda Jawa Tengah

Dalam samutannya Suhajar Diantoro menguraikan kebijakan Transformasi Birokrasi sampai tahun 2025. “Ada sejumlah target yang harus diperhatikan oleh para Sekda untuk membuat birokrasi semakin efektif, efisien dan ekonomis serta memfiokuskan pada upaya untuk mewujudkan hasil (outcome),” ujarnya.

Disamping itu juga harus menerapkan manajemen kinerja yang didukung dengan penerapan sistem pemerintahan berbasis elektronik. “Setiap individu pegawai harus memiliki kontribusiyang jelas terhadap organisasi pemerintah daerah,” tegas Suhajar Diantoro.

Ia juga mengingatkan, Sekda harus membantu Gubernur,  Bupati dan  Walikota untuk pengendalian harga dan  menciptakan kondusivitas daerah dalam rangka Natal dan Tahun Baru. Juga memfasilitasi  Kepala Daerah bersama Forkopimda untuk kondusivitas daerah. Sedangkan dalam rangka pengendalian inflasi daerah setiap Senin dilakukan Monitoring dan rakor oleh Kemendagri.

Edy Sujatmiko yang sejak tahun 2021 terpilih  sebagai Ketua Forum Sekretaris Daerah Seluruh Indonesia (Forsesdasi) Wilayah Provinsi Jawa Tengah juga menjelaskan, dalam rakornas tersebut juga dibahas arah kebijakan P3K di daerah dan internalisasi budaya kerja berakhlak serta optimalisasi dan pengelolaan BAZNAS.

Hadepe